Marapi Erupsi, Sejumlah Wilayah Diselimuti Abu

Visual Gunung Marapi Selasa pagi, 3 Maret 2026. ist

Visual Gunung Marapi Selasa pagi, 3 Maret 2026. ist

LANGGAM.ID– Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Selasa dini hari 3 Maret

2025, pukul  02.19 WIB. Abu erupsi menyebar ke wilayah Kabupaten Tanah Datar dan menyebabkan sejumlah wilayah diselimuti abu pada Selasa pagi.

Pantauan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi melaporkan kolom abu dari erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.2 mm dan durasi ± 1 menit 25 detik. Namun ketinggian abu tidak teramati.

Dalam sejumlah video beredar abu erupsi Marapi tampak menyelimuti sebagian wilayah di tanah datar. Abu itu bertebaran di jalan, kendaraan hingga sayuran masyarakat.

Masyarakat diminta untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA) jika terjadi hujan abu. 

Sebelumnya, pada Minggu sore Marapi juga mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.800 m di atas puncak atau 4.391 m di atas permukaan laut.

PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menetapkan status Gunung Marapi tetap pada Level II (Waspada). Dalam keterangannya, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area dalam radius 3 km dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.

“Masyarakat di sekitar Marapi kami minta untuk tetap waspada. Radius 3 kilometer dari kawah sebaiknya steril dari aktivitas manusia,” kata petugas dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Bukittinggi, dalam rilis resmi yang diterbitkan oleh PVMBG.

Peringatan juga disampaikan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu dari puncak Marapi, terutama menjelang musim hujan. Potensi bahaya lahar dan banjir lahar dingin bisa meningkat sewaktu-waktu.

Di sisi lain, PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks seputar aktivitas gunung api. (fx)

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda