Mahasiswa Peternakan UNAND Raih Best Presenter di Ajang IUCA

Mahasiswa Peternakan UNAND Raih Best Presenter di Ajang IUCA

Mahasiswa Peternakan UNAND Sofa Sopiah. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Mahasiswa Fakultas Peternakan (Faterna) Universitas Andalas Sofa Sopiah berhasil meraih peringkat 2 Best Presenter pada ajang The 3rd International Undergraduate Conference on Agriculture & Life Sciences (IUCA) yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.

Konferensi Internasional ini diadakan secara daring dengan mengusung tema “International Collaboration for Promoting Multidisiplinary Undegraduate Research” yang diikuti oleh berbagai negara seperti Malaysia, dan Thailand.

Berbagai topik yang diangkat pada kegiatan ini diantaranya agribisnis, pertanian, lingkungan, agroforestry, Teknik pertanian, ilmu dan teknologi makanan, ilmu hewan, akuakultur dan perikanan, ilmu tumbuhan, ilmu kehidupan, dan ilmu kedokteran hewan.

Sofa Sopiah mempresentasikan terkait Prevalence of Subclinical Mastitis and Total Plate Count (TPC) of Goat Milk on One Farm in Padang City, West Sumatra, dengan dosen pembimbing Dr. Hilda Susanty, S. Pt, MP dan Eli Ratni, S. Pt, MP.

Dikutip dari laman UNAND Jumat (22/12/2023), penilitian tersebut bertujuan untuk mengetahui prevalensi mastitis subklinis, nilai Total Plate Count (TPC) dan pH susu yang terdeteksi mastitis subklinis di Peternakan El Fitra Farm Kota Padang.

“Mastitis subklinis merupakan kondisi peradangan pada kelenjar ambing tanpa adanya gejala yang tampak pada ternak dan dapat menurunkan kualitas serta produksi air susu,” ujarnya yang juga menjadi fasilitator asrama Universitas Andalas ini.

Sofa menuturkan di Indonesia tingkat kejadiannya Mastitis subkliinis masih cukup tinggi yang disebabkan ketidaktahuan para peternak dalam mendeteksi keberadaan penyakit ini. “Mastitis subklinis hanya dapat dideteksi dengan melakukan pengujian terlebih dahulu salah satunya menggunakan reagen seperti CMT dan IPB-1,” terangnya.

Sementara itu, ia memilih salah satu usaha peternakan sebagai lokasi penelitian karena usaha tersebut telah menjadi salah satu pemasok air susu kambing segar di Kota Padang dengan pasar penjualan yang sudah cukup luas.

Beranjak dari sana, ia ingin mengetahui kondisi kualitas serta kesehatan ambing yang dapat dijadikan sebagai landasan untuk menentukan langkah terbaik kedepannya guna mempertahankan keamanan mutu dan produktivitas ternak.

Menurutnya, kualitas dan keamanan produksi susu yang tinggi dapat menjamin kelangsungan usaha ternak perah. Maka dari itu, ia mencoba memaparkan hasil penelitiannya pada ajang internasional tersebut dan berhasil meraih peringkat kedua best presenter, dimana peringkat pertama dari Malaysia, dan peringkat ketiga dari Universitas Bengkulu.

Sofa berharap prestasi ini dapat menularkan energi positif dan menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa lain di lingkungan Universitas Andalas untuk dapat berkarya dan berprestasi.(*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Puncak Arus Mudik Idul Adha 2026, Jalur Lembah Anai Padat Lancar
Puncak Arus Mudik Idul Adha 2026, Jalur Lembah Anai Padat Lancar
Walhi Sumbar Desak Penindakan Pemodal dan Pembeking Tambang Emas Ilegal, WPR Bukan Solusi!  
Walhi Sumbar Desak Penindakan Pemodal dan Pembeking Tambang Emas Ilegal, WPR Bukan Solusi!  
Kebakaran di kawasan komplek Tarantang, Kota Padang. (Dok. Damkar Padang)
Tiga Rumah Terbakar di Tarantang Padang, Dua Sepeda Motor Hangus
Polres Padang Panjang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan kerugian laptop dan handphone dari sebuah
Pelaku Pencurian Kotak Amal di Palembayan Agam Ditangkap Saat Tidur di Rumah Orang Tua
Cabai keriting di salah satu toko pedagang. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Harga Cabai Keriting Lokal Tembus Rp55 Ribu/Kg Jelang Idul Adha di Padang
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sijunjung hingga Solok: Polisi Hanya Bakar-bakar, Tak Ada Pelaku Diamankan 
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sijunjung hingga Solok: Polisi Hanya Bakar-bakar, Tak Ada Pelaku Diamankan