Lawan Kotak Kosong di Pilkada Pasaman, Benny-Sabar Punya Dana Awal Rp5 Juta

Dana Awal Kampanye Desra-Adli, kekayaan cagub Sumbar

Ilustrasi Pilkada (Ilustrasi: Ridho/Langgam.id)

Langgam.id – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Sumatra Barat, Benny Utama dan M Sabar telah menyerahkan laporan awal dana kampanye mereka. Dalam laporan awal itu mereka punya dana kampanye Rp5.000.000.

Hal itu disampaikan KPU Kabupaten Pasaman dalam laman resmi mereka. KPU Kabupaten Pasaman menggunggah surat penguman nomor 393/PL.02.5-Pu/1308/KPU-Kab/IX/2020.

“Laporan awal dana kampanye peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Pasaman tahun 2020 sebagaimana terlampir,” demikian tertulis dalam surat pengumuman KPU itu.

Baca juga: Dana Awal Kampanye Pilgub Sumbar: Fakhrizal Terbanyak, Nasrul Abit Cuma Rp1 Juta

Dana Rp5 juta itu bersumber dari sumbangan pasangan calon. Dana itu disebutkan tersimpan di rekening khusus pasangan calon.

Seperti diketahui, Benny-Sabar merupakan pasangan tunggal dalam Pilkada Pasaman 2020. Mereka diusung oleh 8 partai yaitu Golkar, Demokrat, PKS, PAN, PPP, PKB, Nasdem, PDIP.

Pendaftaran pilkada Pasaman juga sempat diperpanjang oleh KPU. Namun hingga pendaftaran ditutup, tak ada calon lain yang mendaftar. (ABW)

Baca Juga

BPOM Padang menduga penyebab keracunan puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang karena mikroba.
Update Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Hasil Lab Ditemukan Bakteri Bacillus Cereus
Tenggelam pantai padang, pencarian hanyut padang
Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman
Rano Karno "Si Doel" Terharu Pulang Kampung ke Bonjol Pasaman, Bakal Bangun Rumah di Tanah Leluhur
Rano Karno “Si Doel” Terharu Pulang Kampung ke Bonjol Pasaman, Bakal Bangun Rumah di Tanah Leluhur
Kasus Begal di Pasaman: Emas 42 Gram Raib, Polisi Ringkus Dua Pelaku
Kasus Begal di Pasaman: Emas 42 Gram Raib, Polisi Ringkus Dua Pelaku
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar secara tegas meminta Kepolisian Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup,
Walhi Sumbar Minta Polri, Menteri LH, ESDM dan Menhut Ambil Alih Kasus Penganiayaan Nenek Saudah
Nenek 68 Tahun di Pasaman Dianiaya hingga Mata Lebam: Pelaku Disebut-Sebut Penambang Ilegal
Nenek 68 Tahun di Pasaman Dianiaya hingga Mata Lebam: Pelaku Disebut-Sebut Penambang Ilegal