Misteri Hilangnya Balita di Pasaman, Sudah 5 Hari Dicari Tak Kunjung Ditemukan

2 Hari Tak Pulang ke Rumah, Siswi SMP di Padang Dilaporkan Hilang

Ilustrasi orang hilang.

Langgam.id – Keberadaan Haikal (3,5), balita yang dilaporkan hilang di Jorong 7 Saroha, Nagari Koto Tapan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, hingga kini masih misteri. Setelah lima hari pencarian, tim gabungan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, mengatakan hingga saat ini Haikal masih berstatus hilang. Tim gabungan telah melakukan pencarian di berbagai lokasi, mulai dari permukiman warga, area persawahan di belakang rumah, hingga sejumlah titik di sepanjang nagari.

“Selama lima hari pencarian, korban belum ditemukan. Tim sudah menyisir permukiman, persawahan, dan sejumlah lokasi di nagari, tetapi hasilnya masih nihil,” kata Mardianto saat dikonfirmasi Langgam.id Kamis (9/7/2026).

Mardianto menjelaskan, kondisi rumah nenek korban berada di tengah permukiman warga yang saling berdempetan. Di bagian depan rumah terdapat jalan kampung, sedangkan di belakang rumah merupakan area persawahan.

Sedangkan jarak rumah korban menuju aliran sungai sekitar tiga kilometer. Mardianto meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial yang menyebut korban diduga hanyut di sungai.

Menurutnya, hingga kini belum ada bukti yang mengarah pada dugaan hilang karena hanyut.

“Banyak yang menyebut korban diduga hanyut. Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda yang mengarah ke sana. Korban masih dinyatakan hilang,” ujarnya.

Sebelumnya, Haikal dilaporkan hilang pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban sedang bermain di luar rumah ketika orang tuanya sedang memasak dan mencuci piring.

Setelah selesai beraktivitas, orang tua korban tidak lagi menemukan Haikal di sekitar rumah. Warga bersama pemerintah nagari kemudian melakukan pencarian, yang dilanjutkan oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pasaman, Polri, serta masyarakat setempat.

“Warga di sana kompak membantu untuk pencarian bayi,” katanya. (WAN)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Remaja di Pasaman Meninggal Dicekik, Diduga Dipicu Pinjam HP
Pakar Soroti Penangan Bahaya Listrik di Pasaman: Investigasi Menyeluruh!
Pakar Soroti Penangan Bahaya Listrik di Pasaman: Investigasi Menyeluruh!
Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Kurir 16 Paket Besar Ganja di Pasaman
Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Kurir 16 Paket Besar Ganja di Pasaman
Anak Aniaya Ibu Gara-gara Uang KIP
Ayah Tiri yang Aniaya Balita di Limapuluh Kota Jadi Tersangka dan Ditahan, Sempat Diamankan Warga 
anak hanyut di pantai gandoriah
Balita Hilang saat Bermain, Diduga Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pasaman
BPOM Padang menduga penyebab keracunan puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang karena mikroba.
Update Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Hasil Lab Ditemukan Bakteri Bacillus Cereus