Langgam.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, pulang kampung ke Kampung Jambak, Bonjol, Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar). Momen ini diabadikannya di akun instagram resminya @si.rano.
Dalam caption postingannya, Rano Karno menuliskan dirinya dan ayahnya, Sukarno M Noer memang lahir di Jakarta. Namun, sebagian cerita hidup almarhum ayahnya, berakar di Bonjol, Pasaman.
“Bonjol selalu menjadi tempat istimewa di hati saya, dan ketika saya kunjungi, rasanya seperti Si Doel pulang kampung,” tulis Rano Karno dalam postingannya dilihat Langgam.id, Selasa (21/4/2026).
Dalam video itu, Rano Karno mengaku ini ketiga kalinya ia mengunjungi Kampung Jambak, Bonjol. Kunjungan pertama pada sekitar 15 tahun silam.
“Ada pengalaman yang sangat unik, saya ingin cerita. Saya enggak pernah pulang kampung ke Kampung Jambak. Saya hanya mendengar dari almarhum bapak saya, beliau lahir atau besar di Kampung Jambak, Bonjol,” ucapnya.
“Keluarga kami keluarga kecil. Bapak saya cuman berdua bersaudara. Sukarno M Noer dan Ismed M Noer,” sambungnya.
Rano Karno meceritakan, momen kedatangannya pertama kali ke Kampung Jambak, Bonjol ketika ia diajak oleh temannya ke Kota Padang. Temannya itu, merupakan kepala cabang sebuah bank.
“Saya bilang oke, saya ikut ke Kota Padang. Tapi syarat saya satu, antar saya pulang kampung,” ujar Rano Karno ke temannya.
“Dimana da? tanya teman Rano Karno yang lalu disebutkannya Kampung Jambak, Bonjol.
Singkat cerita, Rano Karno bersama temannya itu mencari lokasi Kampung Jambak. Lalu, saat bertanya ke warga sekitar, orang itu langsung menunjukkan rumah mendiang ayahnya.
“Nah langsung dijawab nah itu rumah si Karno. Jadi rupanya orang sini sudah tahu kalau Kampung Jambak itu ada rumah Sukarno M Noer. Saya melihat rumah ayah sangat kecil dan sederhana. Waktu itu rumahnya masih berdiri walaupun dalam keadaan reot,” ungkapnya.
Namun sekarang, lanjut Rano Karno, kondisi rumah orang tuanya hanya tinggal tiang. Ia pun berniat untuk membangun kembali rumah itu.
“Saya mau minta izin sama pak bupati, kalau saya punya uang, saya mau bangun rumah saya di sini. Supaya barangkali setiap tahun saya bisa pulang kampung.
Karena saya anak betawi, enggak pernah pulang kampung. Sekarang saya punya kampung di Bonjol,” tuturnya. (ICA)






