Kronologi WNA Asal Irlandia Positif Covid-19 di Padang

Covid-19 Sumbar 25 September, Kasus Covid di Agam | Ar-Risalah Padang

Ilustrasi - hasil pemeriksaan spesimen Covid-19. (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Seorang warga negara asing (WNA) dengan inisial MCC (49) berjenis kelamin laki-laki, asal Kota Dublin, Irlandia terpapar covid-19 di Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Saat ini ia dalam penanganan tenaga medis Semen Padang Hospital (SPH).

Direktur Utama SPH Farhaan Abdullah mengatakan, WNA tersebut sudah banyak pindah-pindah ke berbagai tempat selama di Padang. Awalnya dia pada tanggal 18 April berada di Medan, Sumatra Utara sampai tanggal 23 April, kemudian bergerak ke Padang. Ia melakukan perjalanan sendirian.

“Jadi dia sampai di Medan setelah datang dari Kamboja, kemudian sampai di Padang tanggal 23 April pakai pesawat, kemudian menginap di Padang,” katanya Senin (1/6/2020).

Dia di Padang menginap di salah satu homestay pada tanggal 23 April tersebut. Kemudian berpindah ke beberapa homestay di kawasan pantai Bungus Teluk Kabung sampai 7 Mei. Kemudian pindah kembali ke kawasan kota  menginap dan berpindah di beberapa hotel sampai 20 Mei.

“Jadi sudah banyak pindah-pindah hotel, kami akan tracing lokasi tersebut,” katanya.

Pada tanggal 28 Mei, dari pengakuan pasien ia mengalami gejala hidung tersumbat. Sebelumnya keluhan hidung tersumbat sudah dirasakannya sejak tiga minggu yang lalu setelah pasien menyelam. Keluhan hidung tersumbat itu diobatinya secara mandiri.

Pada tanggal 29 Mei keluhan MCC bertambah dengan memiliki rasa tidak enak di dada, rasa agak sulit untuk menarik napas, namun keluhan sudah berkurang saat ini. Akhirnya dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 30 Mei dengan tujuan sebagai syarat untuk balik ke negaranya.

“Pada tanggal 31 Mei pasien diberitahu hasil swab positif, lalu ia dibawa ke SPH, dilakukan pemeriksaan lab darah dan xray thorax, dan dirawat di isolasi SPH,” katanya.

Ia memperkirakan MCC  terpapar di Padang. Saat ini ia dirawat dengan baik. Ia merupakan pasien positif yang mengalami gejala klinis ringan batuk pilek.

Ia akan dirawat sampai negatif dengan dua kali tes swab nantinya. Selama perawatan ia tidak dipungut biaya. “Dia tidak boleh pulang sampai negatif, kecuali negaranya menjemput,” katanya. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok