Jalan Lintas Sumatra Sumbar-Jambi Putus Akibat Amblas, Lalu Lintas Macet

Langgam.id- Jalan lintas Sumatra yang menghubungkan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) dengan Jambi putus total. Badan jalan terputus karena tingginya debit air yang meluap karena intensitas hujan yang tinggi pada Minggu (2/3). 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dharmasraya Eldison mengatakan, jalan nasional yang putus tersebut berada di kawasan Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.

“Lokasinya hanya berjarak sekitar dua kilometer dari Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar,” ujarnya saat dihubungi Langgam.id.

Ia mengatakan, air meluap dan mengalir dengan deras akibat tingginya intensitas hujan. Sehingga menyebabkan infrastruktur jalan rusak.

“Jalan nasional ini mengalami longsor atau pengikisan tanah dengan lebar kerusakan mencapai enam hingga sepuluh meter,” ujarnya.

Kata dia, jalan tersebut merupakan jalur vital antar provinsi. Banyak kendaraan menuju Jakarta yang melewati jalur tersebut

“Jalan itu kini tak dapat dilalui kendaraan sama sekali. Terjadi kemacetan,” ujarnya.

Eldison menyebutkan BPBD Kabupaten Dharmasraya berkoodinasi dengan berbagai instansi dalam penanganan. Termasuk koordinasi dengan BPBD Bungo.

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda