Jabatan Kapolres Solok Kota Berganti, Kini Dijabat AKBP Abdus Syukur Felani

Langgam.id – Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Solok Kota pada Kamis (18/7). Sertijab ini dilaksanakan di Mapolda Sumbar.

Jabatan Kapolres Solok Kota sendiri yaitu dari AKBP Ahmad Fadilan kepada AKBP Abdus Syukur Felani.

Sebelumnya AKBP Abdus Syukur Felani menjabat sebagai Kapolres Paniai Polda Papua. Sedangkan AKBP Ahmad Fadilan, mutasi ke Yanma Mabes Polri.

Mutasi jabatan tersebut sesuai dengan Surat Telegram Kapolri, ST/1237/VI/KEP./2024 tanggal 25 Juni 2024 yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi pelaksanaan tugas di Polres Solok Kota.

Suharyono juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada pejabat yang baru dilantik dan diharapkan segera melaksanakan tugas dalam upaya menjaga kamtibmas. (*/yki)

Baca Juga

39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba
Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga