Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Landa Kota Bukittinggi

Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Landa Kota Bukittinggi

Ilustrasi (Pixabay)

Langgam.id – Hujan deras yang melanda Kota Bukittinggi mengakibatkan hampir seluruh wilayah di daerah itu terendam banjir, Kamis (19/12/2019) malam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudra menyebutkan, hujan turun sejak malam sekitar pukul 19:15 WIB, tidak berapa lama, air mulai menggenang berbagai wilayah.

Laporan sementara, wilayah Kota Bukittinggi yang terendam banjir, kata Ibentaro, yaitu Aua Birugo Tigo Baleh, Guguak Panjang, dan Mandiangin Koto Selayan.

“Hampir seluruh wilayah yang ada di tiga kecamatan itu dilanda banjir dengan ketinggian berbeda-beda,” ujarnya saat dihubungi Langgam.id via telepon, Kamis (19/12/2019) malam.

Menurutnya, ketinggian banjir yang menggenangi Kota Bukittinggi berkisar antara satu meter, bahkan ada yang mencapai dua meter di beberapa tempat.

Tidak hanya itu, banjir juga merendam berbagai fasilitas umum, termasuk Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina (Yarsi) Bukittinggi.

“Di Yarsi, air sampai ke UGD. Kedalaman air akibat banjir hingga setinggi perut (orang dewasa). Hujannya baru malam ini, tapi intensitasnya tinggi,” jelasnya.

Laporan sementara dari tim di lapangan, kata Ibentaro, belum ada korban jiwa.

Petugas hingga saat ini masih melakukan evakuasi korban, dengan menggunakan perahu karet.

“Semua petugas BPBD turun, ditambah Dinas Sosial, Tagana, Pemadaman Kebakaran, dan berbagai relawan dengan menggunakan perahu,” ujarnya.

Hingga saat ini, diketahui air masih belum surut. Namun, intensitas hujan sudah semakin turun.

Menurut Ibentaro, banjir yang melanda Kota Bukittinggi kali ini merupakan banjir terbesar sepanjang sejarah. “Ini kalau sejarahnya, Bukittinggi banjir terbesar baru sekarang, hampir meliputi seluruh wilayah. Memang luar biasa banjirnya kali ini,” katanya. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Heboh Dugaan Pungli dan Aksi Polantas “Koboi” di Bukittinggi, Ini Kata Polisi 
Nagari Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam enam bulan pascabencana galodo.
Potret Nagari Salareh Aia Setelah Enam Bulan Dilanda Galodo
Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir bandang di Jorong III Rambah, Nagari Lansek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,
Banjir Landa Kampung Guo Kuranji Padang, Warga Dievakuasi 
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Warga melintas digenangan banjir yang melanda jalan utama di kawasan Arai Pinang. (Foto: Istimewa)
Arai Pinang Lubuk Begalung Banjir, Ganggu Akses Warga Menuju Kompleks 
Genangan banjir di Jalan Raya Indarung. (Foto: Istimewa)
Jalur 2 Indarung Sempat Digenangi Air Setinggi 40 Sentimeter