Hujan Deras, Dua Kecamatan di Tanah Datar Terdampak Banjir

Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD

Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD

Langgam.id– Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Tanah Datar akibat tingginya intensitas hujan, Selasa malam (12/5/2026). Hingga Rabu pagi kondisi banjir masih merendam sejumlah titik.

“Laporan sementara ada dua wilayah yang terdampak yakni Kecamatan Tanjung Emas dan Kecamatan Lintau Buo,” ujar Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham Wahab, saat dikonfirmasi Langgam.id Rabu (13/05/2026).

Ia menjelaskan, banjir dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.20 WIB ketika hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah tersebut. Debit air naik dan merendam pemukiman warga di sejumlah titik.

“Penyebab banjir karena intensitas hujan yang cukup tinggi. Sampai laporan ini diterima kondisi air masih banjir dan petugas masih melakukan upaya evakuasi,” ujarnya.

Hingga kini, Ilham mengatakan BPBD masih melakukan pendataan rumah warga yang terdampak maupun tingkat kerusakan akibat banjir tersebut. “Untuk data lebih lengkap nanti kami sampaikan, petugas masih di lapangan,” katanya. (fix)

Tag:

Baca Juga

sawit pesisir selatan
450 Ribu Hektare Lahan Sawit di Sumbar, Pasaman Barat dan Dharmasraya Kontribusi Ekspor Terbesar
Siswa Perwakilan Kota Padang di TeenEagle
Sembilan Siswa Perwakilan Kota Padang di TeenEagle International English Competition 2026
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Kondisi Gunung Marapi di Sumbar. (Dok. PGA Gunung Marapi)
Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik hingga 2 Kilometer, Ini Peringatan PVMBG
Putaran Uang Hasil Tambang Emas IIegal di Sumbar Capai Rp1 Triliun per Tahun
Putaran Uang Hasil Tambang Emas IIegal di Sumbar Capai Rp1 Triliun per Tahun
Nagari Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam enam bulan pascabencana galodo.
Potret Nagari Salareh Aia Setelah Enam Bulan Dilanda Galodo