Gugus Tugas Covid-19 Sumbar: Tegur Penjual Makanan Tak Bermasker

sampel

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal (Foto: Dok. Pribadi / FB Jasman Rizal)

Langgam.id – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Jasman Rizal mengingatkan penjual dan pelayan yang mengambilkan makanan untuk pembeli, agar selalu memakai masker dengan benar.

“Kembali kami ingatkan, agar penjual makanan yang sifatnya terbuka (rumah makan, kafe-kafe dan lain-lain), agar pelayan yang mengambil makanan untuk pembeli, wajib selalu pakai masker,” kata Jasman, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2020).

Kepala Dinas Kominfo Sumbar itu mengajak masyarakat untuk ikut mengedukasi agar saat mengambil makanan, pelayan juga tidak bicara di depan makanan tersebut. “Tegur dan ingatkan pelayan dan pemiliknya agar mewajibkan semua karyawannya memakai masker dengan benar,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak diperhatikan, pelayan makanan memakai masker hanya sampai dagu dan mereka berbicara di depan makanan. “Ini sangat riskan dan sangat berbahaya bagi orang lain. Sebaiknya mari saling ingatkan demi kesehatan kita semua,” ujar Jasman.

Ia meminta masyarakat utuk tetaplah menjaga kesehatan  dan konsisten serta disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Kita optimistis, penyebaran covid-19 dapat kita tekan sampai ke angka yang terendah.Asalkan kita semua konsisten dan berkomitmen untuk menjalankan protokol kesehatan memerangi covid-19,” ujarnya.

Baca Juga: Data Covid-19 Sumbar 30 Juni 2020: 1 Positif dari Sijunjung, 15 Orang Sembuh

Jubir mengimbau untuk tetap menjaga jarak, memaakai masker dan sering cuci tangan. “Berbelanja kuliner, perhatikan penjualnya apakah mematuhi protokol kesehatan atau tidak, terutama makanan yang terbuka,” katanya. (*/SS)

 

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak