Gubernur Sumbar Siap Penuhi Panggilan DPRD Soal Tol Padang-Pekanbaru

Gubernur Sumbar Siap Penuhi Panggilan DPRD Soal Tol Padang-Pekanbaru

Pengerjaan jalan tol Padang-Sicincin. (foto: Kementerian PUPR)

Langggam.id Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi menyatakan siap memenuhi panggilan DPRD Sumbar terkait proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru. Dirinya akan menjelaskan hal-hal terkait seputar pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

“Kalau kita dipanggil ya kita datang ke sini (DPRD), gampang itu, antara kita kan pemerintahan, pemerintahan dan DPRD kan satu masalah pembangunan, ditelpon pun kita juga bisa,” kata Gubernur Mahyeldi di Kantor DPRD Sumbar, Jumat (12/3/2021).

Dia mengatakan, juga siap menjelaskan kepada DPRD terkait masalah tol. Pihaknya juga melakukan banyak rapat dan pembahasan bersama pihak terkait untuk pembangunan tol. Sejumlah evaluasi telah dilakukan terhadap rencana pembangunan tol.

“Kita sudah rapat, kegiatannya terus jalan, kemaren ada beberapa evaluasi-evaluasi, sudah kita ketahui, nanti evaluasinya terus kita lakukan, mungkin sekali 15 hari atau sekali sepekan tergantung keperluan,” katanya.

Baca juga: DPRD Sumbar Akan Panggil Gubernur Terkait Masalah Tol Padang-Pekanbaru

Menurutnya, proyek tol ini sangat menjadi perhatian pemerintah, bahkan saat usai pelantikan bupati wali kota beberapa waktu lalu, langsung dilakukan rapat koordinasi membahas proyek jalan tol. Saat ini juga sudah nampak langkah-langkah ke depan yang harus dilakukan.

“Bahkan sudah komitmen bersama balai jalan, mudah-mudahan kalau Allah mengizinkan dan masyarakat memfasilitasi, pertengahan tahun ini tanah selesai, maka insya Allah tahun 2022 akhir atau 2023 awal, pembangunan fisik selesai insya Allah, mohon doa dan dukungan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, anggaran untuk tol jadi bertumpuk tidak termanfaatkan karena pembebasan lahan yang tidak kunjung selesai. Hal ini merupakan tanggung jawab gubernur maupun Pemkab Padang Pariaman.

“Gubernur mewakili pemerintah pusat  bertanggung jawab terhadap kelangsungan proyek strategis nasional, ini menjadi preseden buruk bagi kita Sumbar atas kegagalan kita melakukan pembebasan lahan,” katanya, Rabu (10/3/2021). (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran