Disdukcapil Tutup Layanan Tatap Muka, Warga Padang Diminta Urus Surat Via Online

Layanan Online

Ilustrasi Layanan Online (Foto: Mohamed Hassan / pixabay.com)

Langgam.id – Dampak adanya Wabah Virus Corona (Covid-19), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang masih menutup pelayanan tatap muka bagi masyarakat yang akan mengurus berbagai surat. Warga Kota Padang diminta agar mengurus surat-menyurat via online.

Tidak hanya itu, penutupan layanan tatap muka itu juga dikarenakan hasil tes swab sebagian pegawai di Kota Padang belum keluar.

Kepala Disdukcapil Kota Padang, Muji Susilawati menyebutkan, saat ini masyarakat Kota Padang hanya bisa dilayani via online. “Kantor sekaligus pelayanan di Disdukcapil belum bisa dibuka untuk masyarakat, karena sebagian sampel swab pegawai kami yang diperiksa beberapa waktu yang lalu belum keluar,” ujarnya kepada awak media, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Kota Padang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Ditegaskan Muji, layanan akan dibuka kembali jika hasil swab seluruh pegawai keluar dan hasilnya dinyatakan negatif. Hal itu dilakukan karena layanan di Disdukcapil berhadapan langsung dengan masyarakat.

“(layanan) di instansi kami langsung berhadapan dengan masyarakat banyak, makanya kami harus memastikan bahwa pegawai kami bebas dari Corona, agar instansi kami tidak menjadi pusat penyebaran,” ungkapnya.

Untuk layanan online, jelas Muji, warga Kota Padang bisa mengakses situs disdukcapil.padang.go.id. Segala administrasi kependudukan bisa dilayani melalui situs tersebut.

Baca Juga: Padang Jadi Zona Merah Covid-19, Wali Kota: Pusat Gagal Paham

“Layanan KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan dokumen administrasi kependudukan lainnya bisa dilayani. Itu semuanya bisa dilakukan secara online,” katanya.

Diketahui sebelumnya, para pegawai Disdukcapil Kota Padang menjalani tes swab pada Jumat (28/8/2020). Para pegawai Disdukcapil ini menjalani tes swab bukan karena ada yang terjangkit Covid-19, namun mengingat kondisi Kota Padang yang masuk dalam zona merah. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi