Digagalkan Jadi Cabup Solok, Iriadi Mengadu ke Polda Sumbar

Digagalkan Jadi Cabup Solok, Iriadi Mengadu ke Polda Sumbar

Iriadu Dt Tumangguang. (Instagram @ir.iriadi)

Langgam.id - Iriadi Datuk Tumangguang melapor ke Polda Sumbar karena tidak terima dirinya dinyatakan tidak layak mengikuti tahapan Pilkada 2020 di Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar).

Iriadi Dt Tumanggung sebagai bakal calon Bupati Solok melapor ke Mapolda Sumbar, Kota Padang, Padang bersama penasihat hukumnya, Jumat (16/10/2020). Ia melaporkan adanya dugaan pidana pencemaran nama baik pada media elektronik.

Hal ini menurutnya dilakukan oknum komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Solok serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumbar yang mengeluarkan hasil tes kesehatan bahwa Iriadi tidak layak mengikuti kontestasi pesta demokrasi karena masalah jantung.

Baca juga: Gagal Jadi Cabup, Iriadi Gugat KPU dan Bawaslu Solok ke PT TUN

Iriadi membantah dirinya mengalami gangguan kesehatan apa pun seperti disebutkan lembaga itu. Ia menduga ada indikasi permainan yang secara sengaja menggagalkan dirinya untuk maju memimpin Kabupaten Solok lima tahun kedepan.

"Kecurigaan mengarah ke sana dan saya menuntut mereka secara hukum pidana dan perdata," katanya.

Menurutnya, secara pidana ia melaporkan tentang publikasi dirinya yang tersebar di media massa yang menurutnya mencemari namanya. Sebab, apa yang disangkakan terkait adanya gangguan kesehatan tidak benar.

"Dalam keterangan dokter itu saya memakai alat bantu jantung, tapi saya tegaskan itu tidak benar bahkan telah melakukan pengecekan ke Jakarta," katanya.

Menurutnya, IDI mengatakan jatungnya tidak sehat karena tidak bisa menaiki dua anak tangga. "Namun nyatanya ketika saya melapor keĀ  Mapolda dua kali naik turun dengan 92 anak tangga dan saya mampu," ujarnya. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Polda Sumbar meminta perwakilan dari massa aksi berunding dengan Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta terkait tuntutan yang
Demo di Polda Sumbar, Perwakilan Massa Diminta untuk Berunding dengan Kapolda
Pengemudi ojek online atau ojol ikut turun dalam aksi menuntut reformasi Polri pada aksi di Polda Sumbar, Jumat (29/8/2025).
Ojol Ikut Turun dalam Aksi di Polda Sumbar
Massa aksi unjuk rasa di Polda Sumbar menyoraki polisi pembunuh sebagai protes atas meninggalnya pengemudi ojol Afwan Kurniawan
Demo di Polda Sumbar, Mahasiswa Soraki Polisi dengan Sebutan Pembunuh
Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa di Kota Padang unjuk rasa di Polda Sumbar menuntut reformasi Polri pasca insiden represif polisi
Mahasiswa Geruduk Polda Sumbar, Desak Reformasi Polri
Laporan kasus penyegelan Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mulai masuk tahap penyelidikan.
Kasus Penyegelan Kantor KONI Sumbar: Masuk Tahap Penyelidikan, Polisi Panggil Pihak Terlapor
Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar melakukan olah TKP peristiwa kebakaran Pasar Payakumbuh
Tim Bidlabfor Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar Olah TKP Kebakaran Pasar Payakumbuh