Langgam.id – Persoalan cekcok antara Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatra Barat (Sumbar) Kombes Pol Teddy Fanani dengan seorang pengendara, Billy Irzano, berakhir damai.
Perdamaian tersebut dicapai setelah Teddy Fanani menyampaikan permohonan maaf kepada Billy dan keluarganya dalam pertemuan di Suasso Restoran, dekat GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (9/8/2026) malam.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya keluarga Billy, Teddy Fanani, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Ketua PWI Sumbar Widya Navies, serta Sekretaris PWI Sumbar.
Ibu Billy, Susi Suzzana, mengatakan permintaan maaf Teddy menjadi salah satu pertimbangan keluarga untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
“Beliau meminta maaf dan mengakui kesalahan. Kami sebagai orang tua akhirnya memilih memaafkan,” kata Susi kepada Langgam.id.
Susi menegaskan, pihak keluarga tidak memiliki tuntutan terkait kompensasi dalam penyelesaian persoalan tersebut. Ia juga membantah anggapan bahwa laporan yang dibuat keluarga bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.
“Demi Allah, saya tidak ada tujuan meminta kompensasi sedikit pun. Kacamata anak saya yang patah juga saya belikan kembali,” ujarnya.
Sebelumnya, Billy melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Sumbar. Laporan tersebut disampaikan melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) serta pengaduan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
Setelah kedua pihak mencapai kesepakatan damai, Susi mengatakan keluarga berencana mencabut laporan tersebut pada Senin (10/8/2026).
“Laporan ke Polda, baik ke Propam maupun SPKT, besok kami cabut,” katanya.
Menurut Susi, keputusan berdamai diambil agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut. Ia juga berharap Billy dapat kembali bekerja dengan nyaman.
“Saya sebagai orang tua ingin hidup aman di sisa umur. Saya juga ingin Billy nyaman bekerja karena dia masih muda dan perjalanannya masih panjang,” ujarnya.
Susi menyebut keluarga tidak menerima intimidasi maupun tekanan dari pihak mana pun selama proses laporan hingga persoalan tersebut berujung pada perdamaian.
“Selama proses laporan dan masalah ini menyebar, saya tidak mendapat intimidasi maupun tekanan dari pihak lain,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan kedua pihak telah bertemu dan mencapai kesepakatan damai.
“Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan,” kata Susmelawati.
Ia mengatakan kesepakatan tersebut dibuat atas persetujuan kedua pihak tanpa adanya paksaan.
“Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” ujarnya.
Susmelawati menyebut kesepakatan perdamaian tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua pihak.
Dalam pertemuan itu, Ketua PWI Sumbar Widya Navies turut hadir dalam proses komunikasi antara kedua pihak.
Sebelumnya, video cekcok antara Teddy Fanani dan Billy Irzano viral di media sosial. Billy kemudian mengaku mengalami pemukulan dalam kejadian tersebut dan melaporkannya ke Polda Sumbar. (HER)






![Mapolda Sumbar. [dok. Polri]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2021/09/PSX_20210920_142635.jpg?resize=200%2C150&ssl=1)