BKSDA Bukittinggi Evakuasi Kukang yang Sempat Masuk ke Mobil Warga

BKSDA Bukittinggi Evakuasi Kukang yang Sempat Masuk ke Mobil Warga

Kukang dievakuasi BKSDA Bukittinggi. (foto: KW/langgam.id)

Langgam.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bukittinggi mengevakuasi seekor satwa dilindungi jenis kukang. Hewan dengan nama latin nycticebus coucang itu sempat masuk ke mobil warga.

Kepala BKSDA Bukittinggi, Chiko mengatakan, pihaknya mengevakuasi seekor Kukang dengan nama latin nycticebus coucang di salah satu rumah, tepatnya di Aur Kuning Kota Bukittinggi. Kukang tersebut sebelumnya masuk ke dalam mobil warga atas nama Muhammad Razi yang pada saat itu sedang bermain bulu tangkis di Lasi Mudo, Kabupaten Agam .

“Sesampai di rumah, pemilik mobil tersebut terkejut keberadaan kukang di dalam mobilnya. Kemudian kukang ini, dimasukin ke dalam kandang kucing,” ujar Chiko, Rabu (31/3/2021).

Warga yang menangkap kukang itu sempat bingung kemana hewan tersebut diserahkan. Namun akhirnya dia menghubungi BKSDA Bukittinggi.

“Akhirnya kami dihubungi dan langsung dievakuasi. Ternyata Kukang tersebut sudah satu minggu dirumah warga,” ujar Chiko.

Setelah di evakuasi, kukang dengan berat kurang lebih 1,5 kilogram tersebut  dilepaskan ke alam bebas di Cagar Alam Batang Palupuh. “Iya, Kukang langsung kita lepas ke alammya,” jelas Ciko. (KW/ABW)

Baca Juga

Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Heboh Dugaan Pungli dan Aksi Polantas “Koboi” di Bukittinggi, Ini Kata Polisi 
Proses evakuasi Harimau Sumatra yang masuk kandang jebak di Palupuah, Kabuapten Agam. (Dok. BKSDA Sumbar)
5 Fakta Harimau Sumatra Masuk Perangkap di Agam: Namanya Puti Batuah, Dibawa ke Kandi Sawahlunto
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”
Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan
Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan
Jumlah narapidana yang meninggal akibat minuman oplosan di Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumbar, terus bertambah, kini menjadi empat
Napi Meninggal Akibat Minuman Oplosan Jadi 4 Orang, Ditjenpas Sumbar Bentuk Tim Internal
Jumlah narapidana yang meninggal akibat minuman oplosan di Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumbar, terus bertambah, kini menjadi empat
Minum Alkohol untuk Campuran Parfum, 1 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Meninggal