Beredar Kuitansi Kamar Hotel Penggerebekan Pekerja Seks Atas Nama Andre Rosiade

kuitansi pemesanan kamar berujung Bumiminang Diancam Somasi Andre Rosiade

Kuitansi pemesanan kamar atas nama Andre Rosiade / Bimo. (ist)

Langgam.id – Kasus prostitusi online menghebohkan masyarakat Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Kasus ini terungkap karena disinyalir berawal dari laporan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andre Rosiade.

Bahkan, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini, juga ikut dalan penggrebekan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar, di salah satu hotel di Kota Padang, Minggu (26/1/2020). Lokasi penggerebekan diketahui berada di Hotel Kyriad kamar 606.

Baca juga : Kuitansi Kamar Grebek Pekerja Seks Beredar, Andre Rosiade Bakal Somasi Hotel

Bahkan, beredar kuitansi pemesanan kamar atas nama Andre Rosiade / Bimo. Dalam kuitansi, kamar yang dipesan sebanyak dua unit dengan nomor 606 dan 608.

Namun, General Manager Hotel Kyriad Padang, Fadjri, enggan berkomentar banyak terkait kuintasi tersebut. Dia mengaku, pimpinan pusatnya melarang ikut memberikan komentar terkait kasus prostitusi.

“Kami hanya fokus untuk mengembangkan bisnis secara syariah. Kami tidak ingin ikut berkomentar dalam kasus ini. Tahu sendiri Bapak, politik,” ujar Fadjri, Rabu (5/2/2020).

Baca juga : Polisi Buru Pemesan Pekerja Seks yang Digerebek Andre Rosiade

Fadjri mengarahkan pemberitaan sesuai yang beredar saja. Namun soal memberikan statement, ia enggan untuk menanggapi. “Jadi kalau kuintasi beredar, ya sesuai itu aja. Tapi dari saya, belum bisa memberikan statement,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, mengakui terungkapnya kasus prostitusi ini berkat informasi Andre Rosiade. Informasi yang dimaksud adalah adanya praktek prostitusi di hotel tersebut.

“Pak Andre membantu memberikan informasi kepada kami, dan kami berterima kasih kepada Pak Andre. Karena membantu tugas kepolisian,” katanya.

Pihak kepolisian membantah Andre Rosiade yang menunjukkan kamar lokasi prostitusi. Diketahui, adanya praktik prostitusi di kamar 606 merupakan hasil penyelidikan kepolisian di lapangan.

“Kita tahu kan karena dihubungi bersangkutan (Andre Rosiade). Yang menunjukkan kamar itu hasil penyelidikan kami. (Tapi adanya kwintasi atas nama Andre) saya tidak tahu,” tuturnya.

Baca juga : Nestapa Pekerja Seks yang Diduga Dijebak Andre Rosiade

Seperti diketahui, dalam kasus ini polisi menetapkan wanita pekerja seks berinisial NN sebagai tersangka, berikut dengan muncikarinya, AS. Mereka dijerat UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo 506 KUHP..

Sementara itu Andre Rosiade yang dicoba untuk dikonfirmasi Langgam.id terkait kasus ini, belum menjawab panggilan telepon. Begitu juga pesan yang dikirim Langgam.id melalui WhatsApp belum dibalas. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba