Polwan Korban Dugaan Kekerasan Seksual Ngaku 3 Kali Dipanggil Waka Polda Sumbar

Ilustrasi kekerasan seksual

Ilustrasi Pelecehan dan kekerasan seksual (Ridho)

Langgam.id – Seorang polwan berinisial L mengaku mendapat tindakan kekerasan seksual oleh atasannya seorang perwira berpangkat AKBP berinisial F. Terduga pelaku kini telah ditangani Bidang Propam Polda Sumatra Barat (Sumbar).

Dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi pada 15 Januari 2026. Kepada awak media, L mengaku setelah kejadian itu, dirinya dan keluarga telah tiga kali dipanggil Wakil Kepala (Waka) Polda Sumbar.

Pertemuan tersebut, kata L, untuk diminta menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

“Saya dan keluarga dipanggil oleh Bapak Waka Polda sebanyak tiga kali. Saat itu kami diminta menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan,” ujar korban kepada wartawan dikutip Selasa (28/7/2026).

Meski demikian, korban memilih tetap melanjutkan proses hukum. Ia berharap dugaan kekerasan seksual yang dialaminya diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Korban juga mengaku menerima tekanan setelah kasus tersebut dilaporkan. Menurutnya, ia sempat mendapat pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang berisi ancaman.

“Isi pesannya mengancam, kalau saya tidak patuh, saya bisa diberhentikan tidak dengan hormat atau dimutasi jauh,” ungkapnya.

Selain ancaman itu, korban mengaku mengalami tekanan sosial di lingkungan kerja. Ia merasa diperlakukan berbeda oleh sebagian rekan kerjanya sejak perkara itu mencuat.

“Saat berdinas saya merasa dipandang hina oleh rekan-rekan di kantor,” tuturnya.

Korban berharap memperoleh perlindungan selama proses hukum berlangsung. Ia juga meminta agar perkara yang dilaporkannya dapat ditangani secara adil.

“Saya berharap ada perlindungan dan keadilan untuk saya,” harapnya.

Waka Polda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menegaskan pemeriksaan terhadap AKBP F masih berlangsung di Bidang Propam. Ia meminta semua pihak tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah.

“Sekarang sudah tidak dilantik. Tidak ada hukum yang tumpul ke atas, tajam ke bawah. Semua sama. Siapa pun yang bermasalah ada sanksi,” kata Solihin.

“Pak Kapolri, Pak Kapolda sudah tegas, jadi tidak ada mentolerir siapa pun juga. Semua sama di mata hukum, siapa pun, dan apa pun pangkatnya ditindak,” sambungnya. (WAN)

Baca Juga

Langgam.id - Kekerasan seksual di lingkungan kampus juga merupakan salah satu hal yang harus diawasi, kasusnya cukup banyak terjadi.
Barang Bukti Dugaan Kekerasan Seksual Polwan, Polda Sumbar Sita Rekaman dan Pesan WA
Dugaan Kekerasan Seksual Polwan, LBH Padang Minta Kapolda Sumbar Gelar Perkara Ulang
Dugaan Kekerasan Seksual Polwan, LBH Padang Minta Kapolda Sumbar Gelar Perkara Ulang
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
AKBP F Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Jalani Pemeriksaan Propam
Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin. [foto: Irwanda Saputra]
Dugaan Kekerasan Seksual Polwan, Perwira AKBP Terduga Pelaku Batal Dilantik Jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar 
Polda sumbar, anggota brimob
Ini 8 Kapolres yang Menjalani Sertijab di Polda Sumbar
Langgam.id-Polda Sumbar
Polda Sumbar Ringkus 21 Orang Diduga Sindikat Promotor Judi Online