Bawaslu Sumbar Kembalikan Permohonan Sengketa Tim Fakhrizal-Genius Umar

Bawaslu Sumbar Kembalikan Permohonan Sengketa Tim Fakhrizal-Genius Umar

Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen. (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Barat (Sumbar) mengembalikan permohonan sengketa yang diajukan tim bakal calon perseorangan pasangan Fakhrizal-Genius Umar terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2020, Rabu (29/7/2020).

Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen mengatakan, permohonan sengketa sudah diterima dan diperiksa, namun permohonannya belum diregister. "Kami kembalikan kepada pemohon untuk diperbaiki hari ini. Materi (perbaikan) juga sudah kami sampaikan kepada pemohon," ujarnya di Padang, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, tim Fakhrizal-Genius memiliki waktu selama tiga hari untuk memperbaiki serta mengembalikan permohonan tersebut kepada Bawaslu dan semua kekurangan serta kelengkapan berkas telah disampaikan.

"Apabila laporan tersebut telah lengkap, maka baru diregister dan dilanjutkan prosesnya," ungkap Surya.

Baca Juga: Alasan Calon Perseorangan Fakhrizal-Genius Tak Serahkan Perbaikan Dukungan ke KPU Sumbar

Perbaikan berkas perkara itu, jelas Surya, dapat dilakukan selama tiga hari kerja untuk dapat diserahkan kembali. Kemudian, diperiksa kembali, setelah lengkap syarat formil dan materil, maka akan diregister.

Sementara itu, tim kuasa hukum Fakhrizal-Genius Umar, Virza Benzani mengatakan, pihaknya belum mendapatkan surat dari Bawaslu terkait kekurangan tersebut.

Jika memang ada yang akan diperbaiki, kata Virza, pihaknya akan segera memperbaikinya. Ia menilai, perbaikan hanya persoalan penomoran saja, karena waktu mengantarkan permohonan ke Bawaslu dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: Tim Fakhrizal-Genius Umar akan Ajukan Sengketa Soal Hasil Verifikasi Faktual KPU Sumbar

"Kita akan pergi ke Bawaslu hari ini untuk menindaklanjuti hal tersebut," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, tim kuasa hukum bakal pasangan calon kepala daerah jalur perseorangan di Pilgub Sumbar, Fakhrizal-Genius Umar mendaftarkan permohonan sengketa kepada Bawaslu Sumbar terkait keputusan KPU Sumbar soal hasil rekapitulasi verifikasi faktual yang dinilai merugikan mereka.

Tim melaporkan, hasil Rapat Pleno KPU Sumbar menyebutkan jumlah pendukung bakal pasangan calon perseorangan yang memenuhi syarat berdasarkan hasil rekapitulasi dukungan berjumlah 130.258 dukungan.

Sementara, syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan sebanyak 316.051 dukungan, sehingga jumlah kekurangan sebesar 185.793 dukungan.

Baca Juga: KPU Sumbar: Bila Tak Lolos Jalur Perseorangan, Fakhrizal-Genius Boleh Daftar via Parpol

Dalam PKPU, calon wajib menyerahkan dukungan pada masa perbaikan sebanyak dua kali lipat dari jumlah kekurangan dukungan yaitu 371.586 dukungan dan jumlah sebaran yang memenuhi syarat, yaitu 19 kota dan kabupaten di Sumbar. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM KPU Sumbar, Jons Manadi mengatakan, pembayaran honor petugas KPPS
KPU Sumbar: Pembayaran Honor Petugas KPPS PSU DPD RI Paling Lambat 16 Juli 2024
PSU DPD RI, KPU Sumbar Mulai Distribusikan Kotak dan Surat Suara
PSU DPD RI, KPU Sumbar Mulai Distribusikan Kotak dan Surat Suara
Desain surat suara untuk PSU pada 13 Juli 2024 nanti sudah disetujui oleh 16 calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Sumbar.
Desain Surat Suara PSU DPD RI Sumbar Sudah Disetujui, KPU: Segera Dikirim ke Percetakan
KPU Sumbar resmi menetapkan 65 calon anggota DPRD Sumatra Barat terpilih pada Pemilu serentak 2024 pada rapat pleno yang digelar Jumat
KPU Tetapkan 65 Anggota DPRD Sumbar Terpilih, Ini Nama-namanya
MK memerintahkan kepada KPU untuk melakukan PSU pemilihan umum calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tahun 2024 Provinsi Sumatra Barat.
Raih Suara Terbanyak, Ini Tanggapan Cerint Irallozza Tasya Soal PSU Anggota DPD Sumbar
Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan KPU melakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk pemilihan calon anggota DPD di Sumbar
PSU DPD Sumbar Diulang Usai MK Kabulkan Gugatan Irman Gusman, Begini Respons KPU