Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).

LANGGAM.ID– Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam kembali diterjang banjir bandang usai diguyur hujan deras pada Jumat dini hari (2/1/2026). Material banjir juga menyebabkan akses Lubuk Basung-Bukittinggi kembali putus.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Rahmad Lasmono menyebutkan banjir bandang melanda kawasan tersebut sekitar pukul 02.45 WIB dan membawa material dalam jumlah besar.

“Akibat kejadian tersebut, akses jalan utama Lubuk Basung–Bukittinggi, tepatnya di depan BRI lama Jorong Pasa, Nagari Maninjau, hingga saat ini tidak dapat dilalui kendaraan. Jalan tertutup material banjir bandang dengan panjang tumpukan sekitar 70 meter dan ketebalan material diperkirakan lebih dari 1 meter,” ujarnya.

Ia menyatakan kondisi di lokasi masih dalam pemantauan dan membutuhkan penanganan lanjutan. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari lokasi terdampak dan menggunakan jalur alternatif. “Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan situasi di wilayah Maninjau saat ini cukup mengkhawatirkan karena perubahan aliran sungai yang berpotensi menambah ancaman bagi pemukiman warga. 

Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya dilakukan di titik longsor, tetapi juga membutuhkan penanganan teknis dari hulu agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. “Saat ini terdapat empat unit alat berat yang dikerahkan ke lokasi,”katanya.

Benni menambahkan, Pemerintah Kabupaten Agam bersama unsur terkait terus melakukan penanganan darurat, pembersihan material, serta langkah mitigasi lanjutan guna meminimalisir risiko bagi masyarakat. (fx)

Baca Juga

salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Penghuni Huntara Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir bandang di Jorong III Rambah, Nagari Lansek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,
Banjir Landa Kampung Guo Kuranji Padang, Warga Dievakuasi