Antrean Mengular, Stok Biosolar di SPBU Aie Pacah Padang Kemungkinan Habis Sore Ini

Antrean Mengular, Stok Biosolar di SPBU Aie Pacah Padang Kemungkinan Habis Sore Ini

Antrean kendaraan yang ingin mengisi biosolar di SPBU Aie Pacah. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)

Langgam.id – Stok biosolar di SPBU Aie Pacah Kota Padang, kemungkinan bakal habis sore ini, Senin (29/6/2026). Kondisi tersebut terjadi karena ada audit di depot BBM Bungus Teluk Kabung yang berpotensi menghambat distribusi.

Pengawas SPBU 14251521 Aie Pacah, Yuli Eka Putra, mengatakan stok biosolar yang tersedia saat ini berasal dari pasokan yang masuk malam. 

Namun, persediaan diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan hingga sekitar pukul 15.00 WIB.

“Saat ini Biosolar masih tersedia karena stok masuk tadi malam. Namun sedang ada audit di depot Bungus Teluk Kabung. Kemungkinan stok Biosolar akan habis sekitar pukul 15.00 WIB sore ini dan pasokan berikutnya diperkirakan masuk malam nanti,” ujarnya kepada Langgam.id, Senin (29/6/2026). 

Di tengah kondisi tersebut, permintaan biosolar tetap tinggi dengan rata-rata penyaluran mencapai 24 ton per hari. Tingginya kebutuhan BBM subsidi itu juga menyebabkan antrean kendaraan, terutama truk dan kendaraan angkutan barang, masih terjadi di SPBU tersebut.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pihak SPBU terus melakukan pengaturan antrean melalui petugas yang berjaga di lapangan.

“Kami tetap melakukan pengaturan antrean agar kendaraan yang mengisi BBM bisa tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU,” katanya.

Sementara itu, Yuli mengungkapkan adanya perubahan pola konsumsi BBM nonsubsidi dalam beberapa pekan terakhir. Penjualan Pertamax mengalami penurunan selama tiga minggu terakhir sejak terjadi kenaikan harga.

Menurutnya, sebagian konsumen memilih beralih menggunakan Pertalite yang dinilai lebih terjangkau. Dampaknya, konsumsi Pertalite mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal.

“Pengguna Pertamax menurun dalam tiga minggu terakhir setelah harga naik. Banyak pengendara beralih ke Pertalite,” ujarnya.

Jika sebelumnya penyaluran Pertalite rata-rata mencapai 19 ton per hari, kini jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 20 ton per hari. Meskipun terjadi kenaikan permintaan, pasokan Pertalite hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan lancar.

“Untuk Pertalite stok masih lancar. Biasanya sekitar 19 ton per hari, sekarang bisa mencapai lebih dari 20 ton sehari,” pungkasnya. (WAN) 

Baca Juga

4 Orang Mengaku Wartawan Diduga Peras SPBU di Sijunjung, Airgun dan Tongkat Bisbol Disita
4 Orang Mengaku Wartawan Diduga Peras SPBU di Sijunjung, Airgun dan Tongkat Bisbol Disita
penganiayaan padang
Massa Rusak Mobil Milik 4 Orang Mengaku Wartawan dari Riau, Dipicu Ancam Viralkan Pelansiran BBM di Sijunjung
Polisi Sidak 3 SPBU di Sijunjung, Pastikan Tak Ditemukan Praktik Langsiran BBM Subsidi
Polisi Sidak 3 SPBU di Sijunjung, Pastikan Tak Ditemukan Praktik Langsiran BBM Subsidi
Polda Sumbar Gencarkan Patroli ke SPBU Cegah Penyelewengan Biosolar
Polda Sumbar Gencarkan Patroli ke SPBU Cegah Penyelewengan Biosolar
Pertamina Pastikan Stok Biosolar Aman di Tengah Antrean Kendaraan di SPBU Padang
Pertamina Pastikan Stok Biosolar Aman di Tengah Antrean Kendaraan di SPBU Padang
Ini 4 Penyebab Antrean Biosolar di Sumbar
Ini 4 Penyebab Antrean Biosolar di Sumbar