Ini Penyebab Macet Kendaraan Antre Isi Solar di SPBU Ampang

Langgam.id- Antrean kendaraan pengisi Bio Solar di SPBU Ampang, Kota Padang, Kamis (2/7/2026), diduga dipicu oleh habisnya stok bio solar di sejumlah SPBU lain. 

Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan berdatangan ke SPBU dan memicu antrean panjang hingga 400–500 meter.

Berdasarkan pantauan Langgam.id sekitar pukul 15.30 WIB, antrean kendaraan memanjang dari area SPBU hingga memakan bahu Jalan Ampang. Kendaraan yang mengantre armada Trans Padang, mini truk, mobil pikap, hingga minibus berbahan bakar solar.

Salah seorang sopir pikap, Mawardi (57), menduga panjangnya antrean terjadi karena sebagian SPBU lain kehabisan stok Bio Solar. Akibatnya, banyak pengendara memilih mengisi di SPBU Ampang.

“Kemungkinan karena ada beberapa SPBU yang kehabisan stok, ditambah sekarang suasana liburan sehingga kendaraan yang datang semakin banyak,” katanya.

Ia berharap pasokan Bio Solar di seluruh SPBU tetap tersedia agar antrean tidak menumpuk di satu titik.

“Harapan kami stok solar tetap ada di semua SPBU, jadi kendaraan tidak menumpuk di satu tempat saja. Kalau semua SPBU tersedia, antrean pasti berkurang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan sopir mini truk, Dodi (47). Menurutnya, antrean juga dipengaruhi lamanya proses pengisian bahan bakar pada sebagian kendaraan.

“Karena banyak kendaraan yang mengisi di sini, ditambah ada yang mengisi cukup lama. Sekarang juga musim liburan, jadi kendaraan yang datang lebih ramai dari biasanya,” ujarnya.

Harapannya pengisian bisa lebih cepat. Kadang ada kendaraan yang mengisi lama, bahkan mobilnya diguncang-guncang dulu. “Kalau prosesnya lebih cepat, antrean juga tidak terlalu panjang,” katanya.

Petugas SPBU Ampang, Razir Kibran, mengatakan antrean sudah terjadi sejak SPBU mulai beroperasi pukul 07.00 WIB. 

“SPBU buka jam 07.00 pagi, kendaraan yang mau mengisi Bio Solar sudah banyak menunggu. Sampai sekarang antrean masih terus berlangsung.” kata Razir.

Razir mengatakan, antrean bukan disebabkan stok Bio Solar di SPBU Ampang habis. Menurutnya, antrean terjadi karena meningkatnya volume kendaraan saat libur, ditambah diduga sebagian SPBU lain kehabisan stok.

“Kemungkinan karena liburan, jadi kendaraan ramai. Bisa juga karena ada SPBU lain yang kehabisan stok, sehingga banyak yang mengisi di sini. Kalau stok di SPBU Ampang masih aman,” katanya.

Ia menjelaskan, SPBU Ampang menerima pasokan Bio Solar sebanyak 16 ton atau sekitar 19 ribu liter. Persediaan tersebut dipastikan masih cukup untuk melayani kendaraan yang datang mengisi bahan bakar.

“Setiap kendaraan roda empat biasanya ngisinya penuh 60 liter. Sedangkan roda enam ke atas, penuh isian tangkinya dari 80 hingga 120 liter,” katanya. (fix)

Baca Juga

Antrean Panjang Kendaraan Pengisi Solar  di SPBU Ampang, Capai 500 Meter
Antrean Panjang Kendaraan Pengisi Solar di SPBU Ampang, Capai 500 Meter
Pengecoran Bahu Jalan di Nagari Talang, Jalur Padang-Solok Macet
Pengecoran Bahu Jalan di Nagari Talang, Jalur Padang-Solok Macet
Antrean Mengular, Stok Biosolar di SPBU Aie Pacah Padang Kemungkinan Habis Sore Ini
Antrean Mengular, Stok Biosolar di SPBU Aie Pacah Padang Kemungkinan Habis Sore Ini
Jalur Lembah Anai Macet karena Pengaspalan Jalan, Polisi Terapkan Buka Tutup
Jalur Lembah Anai Macet karena Pengaspalan Jalan, Polisi Terapkan Buka Tutup
Langgam.id - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut berdampak terhadap omzet 346 Pertashop yang ada di Sumatra Barat (Sumbar).
Harga Pertamax di Pertashop Lebih Murah Rp100 dari SPBU, Ini Alasan Pertamina 
Pertamina Blokir Ratusan Barcode Kendaraan di Sumbar, Indikasi Transaksi Palsu BBM
Pertamina Blokir Ratusan Barcode Kendaraan di Sumbar, Indikasi Transaksi Palsu BBM