Antrean BBM Mengular Lagi, ESDM Sumbar Ungkap Dampak Perbaikan Jembatan Bungus

Antrean BBM Mengular Lagi, ESDM Sumbar Ungkap Dampak Perbaikan Jembatan Bungus

Antrean kendaraan yang ingin mengisi biosolar di SPBU Aie Pacah. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)

Langgam.id – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatra Barat (Sumbar), khususnya Kota Padang kembali mengular diakibatkan keterlambatan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto, mengungkapkan keterlambatan distribusi BBM akibat adanya pengerjaan jembatan di kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Proyek perbaikan jembatan yang sedang berlangsung menyebabkan terhambatnya mobilitas kendaraan pengangkut BBM menuju sejumlah SPBU di wilayah Sumbar.

Akibatnya, kata Helmi, pasokan BBM tidak sampai sesuai jadwal dan menimbulkan kekosongan stok sementara di beberapa SPBU.

“Ada pengerjaan jembatan di Bungus Teluk Kabung. Itu juga menjadi penyebab terjadinya keterlambatan sampainya pasokan ke SPBU,” katanya kepada Langgam.id, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, keterlambatan distribusi tersebut menyebabkan jeda waktu yang cukup panjang sebelum pasokan kembali tersedia di SPBU.

“Ada jeda waktu yang lama ketika SPBU kosong. Banyak SPBU yang sempat kosong BBM. Itu memang karena keterlambatan distribusi,” ujarnya.

Meski demikian, Helmi menegaskan, pihaknya tidak menyalahkan pelaksanaan proyek perbaikan jembatan yang dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan infrastruktur tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran transportasi dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak menyalahkan BPJN yang melakukan pengerjaan jembatan karena pekerjaan itu juga sangat vital. Namun, tentu perlu ada koordinasi dan komunikasi yang baik untuk mencari jalan keluarnya,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi terulangnya keterlambatan pasokan BBM, Dinas ESDM Sumbar meminta Pertamina Patra Niaga Regional ritel di Sumbar, agar memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pihak Balai Jalan.

Helmi berharap kolaborasi antara Pertamina dan BPJN, dapat menghasilkan solusi yang mampu menjaga kelancaran distribusi BBM ke seluruh SPBU sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar.

“Kami meminta Pertamina Patra Niaga Ritel Sumbar menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Balai Jalan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan pengisian kembali ke SPBU akibat pengerjaan jembatan tersebut,” pungkasnya. (WAN)

Baca Juga

penganiayaan padang
Massa Rusak Mobil Milik 4 Orang Mengaku Wartawan dari Riau, Dipicu Ancam Viralkan Pelansiran BBM di Sijunjung
Polisi Sidak 3 SPBU di Sijunjung, Pastikan Tak Ditemukan Praktik Langsiran BBM Subsidi
Polisi Sidak 3 SPBU di Sijunjung, Pastikan Tak Ditemukan Praktik Langsiran BBM Subsidi
Polda Sumbar Gencarkan Patroli ke SPBU Cegah Penyelewengan Biosolar
Polda Sumbar Gencarkan Patroli ke SPBU Cegah Penyelewengan Biosolar
Pertamina Pastikan Stok Biosolar Aman di Tengah Antrean Kendaraan di SPBU Padang
Pertamina Pastikan Stok Biosolar Aman di Tengah Antrean Kendaraan di SPBU Padang
Ini 4 Penyebab Antrean Biosolar di Sumbar
Ini 4 Penyebab Antrean Biosolar di Sumbar
Penjelasan Pertamina Soal Antrean Biosolar di Padang
Penjelasan Pertamina Soal Antrean Biosolar di Padang