Aksi Polantas di Padang Kejar Pengendara Sigra Ugal-ugalan karena Pengaruh Narkoba

Aksi Polantas di Padang Kejar Pengendara Sigra Ugal-ugalan karena Pengaruh Narkoba

Pengendara ugal-ugalan di bawah pengaruh narkoba ditangkap polantas. [dok. Polresta Padang]

Langgam.id – Seorang pengendara minibus Sigra BA 1549 GB berinisial ALK terpaksa diamankan pihak kepolisian di Padang, Senin (23/8/2021). Remaja 19 tahun ini berkendara ugal-ugalan dan membahayakan pengendara lainnya.

Bripka Alfi Salim, salah satu personil dari Unit BM Satlantas Polresta Padang yang kebetulan melakukan patroli langsung melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran tak terelakkan antara Bripka Alfi dan pengendera minibus Sigra.

Awalnya, pengejaran hanya untuk peringatan atau sekedar imbauan agar berhati-hati dalam berkendara. Namun, kendaraan itu malah kabur.

Berdasarkan informasi dari warga, dikatakan juga bahwa pelaku sempat menyenggol pejalan kaki. Bripka Alfi akhirnya mengejar kendaraan tersebut agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Baca juga: Jual Motor Curian di Marketplace, 3 Penadah dan Pembeli Ditangkap di Padang

Bahkan, Bripka Alfi sempat terjatuh. Pengejaran berlangsung dari Simpang Enam kawasan Pondok, Jembatan Siti Nurbaya hingga arah jalan by pass.

Pelarian pengendera minibus ini berakhir di Perumahan Bariang, Kecamatan Kuranji. Namun, saat akan diamankan, pengendera tersebut malah mengajak duel Bripka Alfi.

“Awalnya mereka ada tiga orang di dalam mobil, tapi yang berhasil diamankan baru satu orang. Pengemudi kami bawa ke kantor langsung,” kata Kasat Lantas Polresta Padang, AKP alfin, Senin (23/8/2021).

Dari pengakuannya, kata Alfin, pengendara itu dalam pengaruh narkotika. Hasil tes urine pun menunjukkan pengendera tersebut positif mengunakan sabu dan ekstasi.

“Dari hasil pemeriksaan tes urine, diduga pengendera positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi. Untuk perkara penyalahgunaan narkoba masih didalami Satuan Reserse Narkoba,” jelasnya.

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas