Pemprov Sumbar Berencana Tidak akan Buka Sekolah Hingga Akhir 2020

Surat Terbuka Dokter Jantung | Kunjungan Keluarga Saat Lebaran Dilarang

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) berencana tidak akan membuka sekolah untuk kegiatan belajar mengajar secara tatap muka hingga akhir tahun 2020. Keputusan tersebut demi mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 di sekolah.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan berdasarkan arahan pemerintah pusat lewat surat edaran (SE) Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sekolah yang diizinkan dibuka, hanya sekolah yang berada di daerah yang tergolong zona hijau.

Zona hijau adalah wilayah yang aman dari penyebaran covid-19 ditandai dengan tidak pernah ada temuan kasus positif di daerah tersebut. Sementara seluruh daerah Sumbar di 19 kabupaten kota sudah pernah memiliki kasus covid-19.

“Sedangkan Sumbar tidak akan pernah masuk zona hijau, jadi kita daerah tergolong zona kuning,” katanya di Padang, Jumat (19/6/2020).

Ia menjelaskan ada empat wilayah yaitu zona merah, orange, kuning, dan hijau. Sumbar dipastikan bukan daerag hijau karena semua kabupaten kota sudah memiliki kasus positif covid-19.

Namun hal tersebut belum resmi diputuskan oleh Pemprov. Rencananya nanti akan ada rapat gubernur dengan bupati dan wali kota se Sumbar untuk memutuskan itu. Rapat bakal diadakan sekitar awal bulan Juli membahas terkait sekolah.

Dalam rapat tersebut nantinya kemungkinan wali kota dan bupati memutuskan tidak akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan tatap muka hingga akhir tahun 2020.

“Kalau perguruan tinggi sudah pasti tidak ada tatap muka sampai akhir tahun, jadi nanti tahun depan baru bisa,” katanya.

Ia mengatakan keputusan rapat nantinya kemungkinan besar mengikuti pemerintah pusat. Kecuali pemerintah pusat mengubah peraturan lagi, seperti membolehkan membuka sekolah di zona kuning.

Mengenai agar dibukanya sekolah di zona kuning, ia juga sudah menyampaikan kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 Nasional Doni Monardo secara lisan. Nantinya juga bakal disampaikan secara resmi tertulis. “Jadi ini kebijakan pemerintah pusat, kita menunggu saja bagaimana nanti,” katanya.

Dengan keputusan tersebut, kemungkinan besar sekolah dengan tatap muka dapat dilaksanakan tahun 2021. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Anggarkan Rp399 Juta Beli Sofa Rumah Dinas, Setara 6 Unit Huntap Korban Banjir