Polemik Pembebasan Lahan, Tol Padang-Pekanbaru Masih Mangkrak

Jalan Tol Padang-Pekanbaru Masih Mangkrak

Pembukaan pengerjaan proyek Tol Padang-Pekanbaru (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id – Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru belum juga dilanjutkan. Hingga kini, pembebasan lahan di seksi I Padang-Sicincin sepanjang 36,15 kilometer masih terkendala.

Hal itu dibenarkan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit. Menurutnya, pihaknya akan menghadiri rapat dengan satuan kerja membahas pengadaan lahan. Rapat itu mencari jalan keluar soal pembebasan lahan dan langkah-langkah yang akan diambil agar proyek ini segera berjalan.

“Saya juga sudah bertemu dan konsultasi dengan Kemenko Kemaritiman, bahwa masalah tanah ini adalah tanggung jawab pemerintah provinsi,” katanya, Senin (3/2/2020).

Baca juga : Proses Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Tetap Lanjut

Nasrul mengatakan, persoalan ini bukan menyangkut pembiayaan pembebasan lahan. Namun mencari jalan keluar agar progres jelas dan pembangunan dilakukan.

“Hal ini memang sangat ditunggu, kami akan rapat dengan satker langkah-langkah yang diambil. Begitu permasalahan lahan selesai pembangunan segera dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, masalah lahan ini berada di titik 0 kilometer hingga 4,2 kilometer di Padang Pariaman. Dari titik 0 KM sampai 150 meter sudah selesai, sementara titik 150 meter sampai 4,2 akan dicarikan solusinya.

Baca juga : DPRD Sumbar Minta Soal Jalan Tol Padang-Pekanbaru Tidak Jadi Komoditas Politik

Sebelumnya juga masalah pada titik 4,2 KM sampai 30 KM. Namun permasalahan di titik ini masih menunggu surat dari pemerintah pusat.

“Suratnya belum keluar, itu bisa sambil berjalan sudah ada jawaban dari kementerian,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Kunjungi 10 Masjid, Sekda Sumbar Tutup Safari Ramadan di Masjid Raya Kacang Solok
Kunjungi 10 Masjid, Sekda Sumbar Tutup Safari Ramadan di Masjid Raya Kacang Solok
Sinergi Pembangunan, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakor dengan Pemkab Pasaman
Sinergi Pembangunan, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakor dengan Pemkab Pasaman
Penanganan Pascabencana, Pemprov Sumbar Butuh Rp21,4 Triliun
Penanganan Pascabencana, Pemprov Sumbar Butuh Rp21,4 Triliun
Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Polda Sumbar menekankan pentingnya waspada meninggalkan rumah sebelum mudik, sebagai langkah preventif untuk mencegah tindakan kriminal
Jalur Mudik Terbatas, Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Khusus
Sumbar Didorong jadi Daerah Percontohan Nasional dalam Penanganan Bencana
Sumbar Didorong jadi Daerah Percontohan Nasional dalam Penanganan Bencana