20 Sapi Kurban Presiden untuk Sumbar di Idul Adha 2026: Tiap Daerah Satu Ekor, Target Berat 1 Ton

Langgam.id – Presiden Prabowo Subianto akan menyalurkan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk warga Sumatra Barat (Sumbar). Masing-masing daerah akan mendapatkan satu ekor hewan kurban pada Idul Adha 1447 H /2026 ini.

Fungsional Pengawal Bibit Ternak Ahli Madya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Hilman mengatakan, jumlah tersebut masih sama dengan tahun sebelumnya.

“Total seluruhnya 20 ekor bantuan dari pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (5/4/2026).

Hilman mengatakan, pendistribusian hewan kurban tersebut akan dilakukan merata ke-19 kabupaten dan kota.

Soal spesifikasi hewan kurban presiden, kata Hilman, Kementerian Pertanian menetapkan standar yang cukup tinggi di tahun ini.

“Sapinya berbobot minimal 1 ton, atau setidaknya sapi dengan bobot badan tertinggi yang ada di wilayah penerima,” katanya.

Meski begitu, tidak semua daerah memiliki ketersediaan ternak dengan berat fantastis tersebut di Sumbar. Atas dasar itu, Sumbar mendapaktkan batas toleransi berat sapi harus berada di angka 800 kilogram ke atas agar tetap masuk kategori bantuan kepresidenan.

“Tidak mesti harus 1 ton secara mutlak, karena ada beberapa daerah yang memang tidak bisa menyanggupinya,” katanya.

Bagi daerah yang betul-betul kesulitan mencari hewan kurban sesuai ketentuan itu, maka bantuan bisa diberikan dalam bentuk dua ekor sapi dengan akumulasi berat mencapai satu ton. Syaratnya, perbedaan bobot antara kedua sapi tersebut tidak boleh terlalu jauh atau mencolok.

“Misalkan satu sapi beratnya 500 kilogram dan yang satunya 700 kilogram. Kami menjaga agar perbandingannya jangan terlalu jomplang, sehingga distribusi dagingnya nanti merata dan kualitasnya tetap terjaga bagi masyarakat penerima manfaat,” tuturnya. (ICA)

Baca Juga

Dokter Spesialis Paru Subspesialis Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan Konsultan, Dr. dr. Roni Permana, SpP. Subsp.PKL (K) FISR. (Dok. Istimewa)
Dokter Paru Sebut Kabut Asap Sumbar Mengandung PM2,5 hingga Karbon Monoksida, Bisa Masuk ke Aliran Darah!
Ilustrasi - angin kencang. (Foto: MarcNoel/pixabay.com)
Sejumlah Wilayah Sumbar Berpotensi Dilanda Angin Kencang, Mentawai Paling Kuat
Gubernur Mahyeldi Ansharullah beserta istri saat melayat ke rumah duka almarhum Syaiful Bahri (Pung) di Jalan Koto Baru No: 14 A, Kelurahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sabtu (5/9/2026). (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Kadis Kebudayaan Sumbar Syaiful Bahri Meninggal Dunia, Gubernur Mahyeldi: Beliau Penuh Dedikasi!
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar, Arry Yuswandi. (Foto: Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Eks Kabiro PBJ Sumbar Cuti Usai Viral Kasus Video Mesra, Ini Penjelasan Sekda Soal Dugaan Disiplin
Gubernur Mahyeldi Dorong UNAND Jadi Pusat Inovasi Energi Masa Depan
Gubernur Mahyeldi Dorong UNAND Jadi Pusat Inovasi Energi Masa Depan
Pemprov Sumbar Jalin MoU dengan Jambi hingga Riau Soal Atasi Kabut Asap
Pemprov Sumbar Jalin MoU dengan Jambi hingga Riau Soal Atasi Kabut Asap