Langgam.id — Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Tika Hendrawati, meraih penghargaan sebagai Kepala SLB Transformatif peringkat III dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Sumatera Barat tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, kepada Tika bersama 105 tenaga pendidik lainnya di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.
“Alhamdulillah, ini menjadi rasa syukur yang luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran Dinas Pendidikan Sumbar, serta seluruh guru dan murid SLB yang kami banggakan,” ujar Tika dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).
Menurut Tika, capaian tersebut tidak terlepas dari implementasi program unggulan bertajuk “Bintang” yang dikembangkan di sekolahnya. Program ini dirancang untuk membangun kebiasaan positif sekaligus memperkuat karakter siswa, khususnya anak berkebutuhan khusus.
“Bintang merupakan akronim dari Bangun pagi, Ibadah dengan taat, Nutrisi lengkap, Tumbuh dalam belajar, Aktif olahraga, Nyaman bermasyarakat, dan Giat tidur cepat,” kata Tika.
Ia menjelaskan, program tersebut selaras dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang menekankan pembentukan karakter melalui rutinitas sederhana namun konsisten. Di SLB Negeri 1 Pulau Punjung, pendekatan ini disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan siswa.
Program “Bintang”, lanjutnya, dirancang agar mudah diterapkan oleh seluruh siswa dengan beragam hambatan, seperti tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, autisme, hingga anak dengan kesulitan belajar.
“Kami berupaya menghadirkan program yang sederhana, tetapi bisa diikuti secara optimal oleh siswa dengan segala keterbatasan dan keunikan mereka,” ujarnya.
Penghargaan Kepala SLB Transformatif ini menambah deretan prestasi SLB Negeri 1 Pulau Punjung. Sebelumnya, sekolah yang berdiri sejak 2007 itu meraih juara I lomba bercerita tingkat SMPLB/SMALB dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025.
Saat ini, SLB Negeri 1 Pulau Punjung memiliki 16 rombongan belajar dari jenjang SDLB, SMPLB, hingga SMALB, dengan total 66 siswa. Para guru di sekolah tersebut memberikan layanan pendidikan dengan pendekatan penuh kesabaran dan kasih sayang, menyesuaikan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana yang dijalankan secara konsisten dapat memberikan dampak signifikan dalam pengembangan karakter dan potensi anak berkebutuhan khusus.






