Langgam.id – Jelang memasuki Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatra Barat (Sumbar) mematangkan persiapan kelancaran pasokan hewan kurban ke berbagai daerah.
Fungsional Pengawal Bibit Ternak Ahli Madya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hilman mengatakan, pihaknya fokus pada pemenuhan stok hewan kurban hingga mekanisme pendistribusian ke kabupaten dan kota.
Menurut Hilman, pemerintah pusat telah memberikan relaksasi kebijakan terkait pengadaan ternak. Kebijakan ini memungkinkan daerah yang mengalami kekurangan pasokan untuk mengambil stok dari wilayah lain.
“Bagi kabupaten dan kota yang tidak memiliki stok sapi kurban, kebijakan pemerintah pusat memperbolehkan mereka membeli dari daerah lain,” katanya, Selasa (5/5/2026).
Seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai, kata Hilman, sering kali membutuhkan dukungan pasokan dari daerah daratan Sumatra.
“Biasanya, jika stok sapi kurban di sana (Mentawai) tidak tersedia atau tidak mencukupi, para penyedia atau pengurus kurban biasanya membeli stok sapi dari Payakumbuh,” katanya.
Hilman mengatakan, pemerataan penyebaran hewan kurban ini juga akan memprioritaskan masjid-masjid yang pada tahun-tahun sebelumnya, belum mendapatkan bantuan atau alokasi hewan kurban.
“Kami menyarankan sapi kurban disembelih di masjid-masjid yang dipilih oleh kabupaten/kota, dengan syarat utama belum mendapatkan bantuan sebelumnya. Khusus untuk sapi kurban dari Pemprov, lokasi penyembelihan tetap dipusatkan di Masjid Raya Sumatra Barat,” katanya. (ICA)






