Pembersihan Pascabanjir di SMPN 41 Padang, Baru 3 Kelas Selesai

Langgam.id – Dua hari pasca banjir yang merendam SMP Negeri 41 Kota Padang pada Senin (3/8/2026), proses pembersihan material lumpur di lingkungan sekolah masih terus berlangsung.

Hingga Rabu (5/8/2026) pagi, endapan lumpur masih terlihat di sejumlah titik pekarangan maupun di dalam ruang kelas.

Pantauan Langgam.id di lokasi, pembersihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan mobil pemadam kebakaran yang menyemprotkan air ke ruang-ruang kelas untuk menghilangkan sisa lumpur yang terbawa banjir. Material lumpur masih menempel di lantai dan sejumlah perabot sekolah sehingga membutuhkan pembersihan secara menyeluruh.

Kepala SMP Negeri 41 Kota Padang, Amridas, mengatakan dari 14 ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, hingga Rabu pagi baru tiga ruang kelas yang selesai dibersihkan, yakni kelas IX A, IX B, dan IX C.

“Untuk kelas IX D saat ini masih dalam proses pembersihan. Setelah ruang kelas bersih, meja dan kursi akan kami masukkan kembali. Namun seluruh peralatan itu juga harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum bisa digunakan,” katanya.

Amridas menjelaskan hampir seluruh ruang kelas terdampak banjir. Air bercampur lumpur masuk ke dalam ruangan sehingga proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama.

Selain ruang kelas, pihak sekolah juga telah menyelesaikan pembersihan ruang tata usaha dan ruang kepala sekolah.

“Selanjutnya ruangan tersebut akan kembali ditata sebagai persiapan untuk mendukung aktivitas administrasi dan kegiatan belajar mengajar,” imbuh Amridas.

Ia berharap proses pembersihan seluruh area sekolah dapat segera rampung sehingga para siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal.

“Harapan kami proses pembersihan bisa segera selesai sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan,” ujarnya. (HER)

Tag:

Baca Juga

2 Hari Pascabanjir, SMPN 41 Padang Masih Bergelut dengan Lumpur, Belajar Tatap Muka Belum Dimulai
2 Hari Pascabanjir, SMPN 41 Padang Masih Bergelut dengan Lumpur, Belajar Tatap Muka Belum Dimulai
Cerita 3 Anak Panti Asuhan Putri Bungsu Terjebak Berjam-jam di Asrama Saat Banjir
Cerita 3 Anak Panti Asuhan Putri Bungsu Terjebak Berjam-jam di Asrama Saat Banjir
Praktisi GIS: Banjir Padang Harus Jadi Momentum Evaluasi Tata Ruang Berbasis Risiko
Praktisi GIS: Banjir Padang Harus Jadi Momentum Evaluasi Tata Ruang Berbasis Risiko
Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Korban Banjir Sudah Didistribusikan
Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Korban Banjir Sudah Didistribusikan
Usai Banjir Merendam, Penghuni Panti Asuhan Putri Bungsu Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Usai Banjir Merendam, Penghuni Panti Asuhan Putri Bungsu Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal