Langgam.id- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi organisasi mahasiswa cipayung plus membakar ban saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Senin (15/6/2026).
Aksi sempat memanas setelah massa mencoba menerobos untuk masuk ke kantor gubernur. Massa kemudian berkumpul di depan gerbang sambil melanjutkan penyampaian aspirasi dan membakar ban bekas.
Api kemudian berkobar dan asap hitam mengepul ke udara. Sejumlah personel kepolisian tampak bersiaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi dan mengantisipasi gangguan keamanan.
Formatur HMI Cabang Padang, Maichel Firmansyah, mengatakan aksi tersebut menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari penggunaan anggaran daerah, termasuk rencana relokasi dana untuk perbaikan rumah dinas gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah.
Selain itu, mahasiswa mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera menyelesaikan persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sumba
“Kami menilai penegakan hukum terhadap pelaku tambang tanpa izin belum berjalan maksimal, sehingga berpotensi merugikan masyarakat serta lingkungan,” katanya. (fix)






