Langgam.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat menyetujui penyertaan modal bagi PT Jamkrida Sumbar sebagai upaya memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD Sumbar, Selasa (5/5/2026). Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan kebijakan ini akan menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penyertaan modal ini bertujuan memperkuat PT Jamkrida Sumbar, memperluas akses pembiayaan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mahyeldi.
Ia mengapresiasi dukungan DPRD yang dinilai menunjukkan keberpihakan terhadap penguatan alternatif pembiayaan bagi UMKM lokal. Menurut dia, tambahan modal akan membuka peluang bagi Jamkrida untuk memperluas cakupan layanan, termasuk menjalin kerja sama dengan daerah lain.
“Selama ini ada keterbatasan dari sisi permodalan. Dengan adanya penguatan ini, peluang untuk berkembang semakin terbuka, termasuk kerja sama lintas daerah,” katanya.
Mahyeldi menambahkan, PT Jamkrida Sumbar selama ini menunjukkan kinerja yang positif dan profesional, bahkan meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional. Namun, penguatan modal dinilai tetap diperlukan agar perusahaan daerah tersebut dapat bergerak lebih leluasa.
“Jamkrida kita termasuk yang terbaik. Tinggal bagaimana diperkuat agar bisa memberikan manfaat lebih besar, termasuk kontribusi terhadap pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menindaklanjuti kebijakan tersebut setelah rancangan peraturan daerah (Ranperda) resmi ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).
“Harus segera diimplementasikan agar dampaknya cepat dirasakan masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan ekonomi dan pendapatan daerah,” kata Mahyeldi.
Dengan adanya penyertaan modal ini, pemerintah daerah berharap akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Sumatera Barat semakin terbuka, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha dan memperkuat struktur ekonomi daerah. (Fs)






