Curah Hujan Tinggi, Bendungan yang Mengairi 50 Ha Sawah di Padang Pariaman Jebol

Bendungan Kampung Tanjung, Lubuak Jambu yang berada di Nagari Sikucur, Kecamatan V Koto, Kabupaten Padang Pariaman, jebol pada

Kondisi bendungan Kampung Tanjung, Lubuak Jambu yang jebol. [foto: IG @bpbdkabpadangpariaman]

Langgam.id – Bendungan Kampung Tanjung, Lubuak Jambu yang berada di Nagari Sikucur, Kecamatan V Koto, Kabupaten Padang Pariaman, jebol pada Jumat (14/7/2023).

Dikutip dari akun Instagram BPBD Padang Pariaman, jebolnya bendungan tersebut disebabkan akibat curah hujan yang cukup tinggi dan banyaknya debit air sungai Batang Latiang.

BPBD Padang Pariaman mengungkapkan bahwa bendungan Kampung Tanjung ini memiliki panjang 23 meter dan tinggi 4 meter. Serta untuk mengairi 50 hektare (Ha) sawah di daerah tersebut.

“Satgas TRC PB BPBD Padang Pariaman berkoordinasi dengan wali nagari guna melakukan kajian cepat,” tulis BPBD Padang Pariaman.

Saat ini terang BPBD Padang Pariaman, kebutuhan mendesak terkait jebolnya bendungan Kampung Tanjung yaitu kawat beronjong. (*/yki)

Baca Juga

Bocah Terseret Ombak di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Bocah Terseret Ombak di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Demo masyarakat Kasang di Ombudsman menuntuk tindaklanjut laporan dugaan maladministrasi oleh Gubernur Sumbar dalam pemberian izin tambang adesit.
Pemkab Padang Pariaman Segera Tinjau Legalitas Tambang Andesit di Kasang
Demo masyarakat Kasang di Ombudsman menuntuk tindaklanjut laporan dugaan maladministrasi oleh Gubernur Sumbar dalam pemberian izin tambang adesit.
Warga Nagari Kasang ke Gubernur Mahyeldi: Kami Ingin Izin Tambang Andesit Dicabut
Kantor Kejati Sumbar. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Kejati Sumbar Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Sikabu Padang Pariaman, Kerugian Rp 7,5 Miliar
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG
Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Warga Anduriang Padang Pariaman Menanti Jembatan Permanen, 7 Bulan Akses Bergantung Ponton