Dicopot Jadi Kapolres Pasaman, Ini Tanggapan AKBP Dedi Nur Andriansyah

Langgam.id-Polres Pasaman

AKBP Dedi Nur Andriansyah. [foto: Istimewa]

Langgam.id – AKBP Dedi Nur Andriansyah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Pasaman. Hal ini sesuai keluarnya surat telegram Kapolri Nomor: ST/2280/X/KEP./2021 tertanggal 31 Oktober 2021.

Dedi mengatakan, mutasi untuk kebutuhan organisasi. Selaku diperintahkan oleh pimpinan, dirinya siap melaksanakan.

“Untuk kebutuhan organisasi.  Perintah pimpinan, kita laksanakan,” kata Dedi dihubungi langgam.id, Rabu (3/11/2021).

Kemudian, Dedi berpesan untuk jajaran Polres Pasaman untuk tetap semangat menjalani tugas. Ia memohon doa dan dukungannya di tempat tugas yang baru.

“Untuk jajaran tetap semangat menjalani tugas. Laksanakan program vaksinasi, mohon dukungannya,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dedi dipindah tugaskan sebagai Pamen Yanma Mabes Polri. Sedangkan jabatan Kapolres Pasaman yang baru akan diisi oleh AKBP Fahmi Reza sebelumnya Kasubdit II Ditreskrimum Polda Sumbar.

Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menjelaskan, pencopotan Kapolres Pasaman dilakukan karena buntut dari acara konser yang abai protokol kesehatan di area kolam renang Ambun Waterpark Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman pada Minggu (31/10/2021).

“Sebelumnya viral acara di Pasaman, ada acara bernyanyi abai protokol kesehatan habis melakukan vaksin, makanya kapolresnya saya ganti,” katanya saat rapat persiapan menyambut Panglima TNI dan Kapolri bersama Gubernur Sumbar di Istana Gubernur, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Polda Sumbar Benarkan Kapolres Pasaman Dicopot

Sebagaimana diketahui sempat viral di media sosial video ribuan orang mengikuti acara konser panggung hiburan di Pasaman dalam acara Sumbar Sadar Vaksin (Sumbardarsin) yang diadakan Polda Sumbar.

“Kalau ini saya sportif bahwa ini tidak benar, ada beberapa video viral jelas pelanggarannya. Itu melanggar prokes karana banyak yang tidak pakai masker,” katanya.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
BPOM Padang menduga penyebab keracunan puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang karena mikroba.
Update Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Hasil Lab Ditemukan Bakteri Bacillus Cereus
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Tenggelam pantai padang, pencarian hanyut padang
Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman