Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 

Langgam.id- Video yang diduga memperlihatkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, terlihat sebuah eskavator beroperasi di aliran sungai yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal.

Menanggapi hal itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid menyebutkan sudah melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan Galugua.

“Sudah lima kali dilakukan penindakan ke lokasi. Kegiatannya dipimpin Kasat Reskrim dan Kapolsek,” kata Syaiful kepada Langgam.id, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, lokasi tambang berada di daerah yang sulit dijangkau. Petugas harus menempuh perjalanan cukup jauh, termasuk menggunakan perahu untuk mencapai lokasi.

Sementara itu, setiap operasi dilakukan, petugas tidak lagi menemukan aktivitas penambangan. Polisi hanya mendapati bekas-bekas kegiatan di lokasi.

“Sampai sejauh ini belum ada yang diamankan. Saat tim tiba di lokasi sudah tidak ada aktivitas. Yang ditemukan hanya bekas-bekas aktivitas, seperti boks dan jejak alat,” ujarnya.

Kemudian, Syaiful mengatakan ketika petugas di lokasi hanya memusnahkan peralatan penambangan yang ditemukan. Saat di lokasi petugas juga menemukan, jejak alat alat berat di sana.

“Sejauh ini belum ada alat berat yang diamankan,” katanya.

Selain itu, petugas juga memasang papan larangan melakukan penambangan tanpa izin di lokasi tersebut. Serta pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. (fix)

Baca Juga

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat meminta tim percepatan Sumbar Madani segera dibubarkan.
Anggota DPRD Sumbar: 2.002 Kendaraan Dinas Pemprov Menunggak Pajak
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Pagi Ini, Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum Lapor Itwasum Polri
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang