Pengerjaan Tol Padang-Sicincin hingga Oktober Masih 45 Persen

Tol padang-pekanbaru, tol padang-sicincin, tol trans sumatra

Ilustrasi jalan tol [canva]

Langgam.id-Progres pengerjaan jalan tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru, Seksi I Padang-Sicincin masih mencapai 45,2 persen hingga bulan Oktober 2021. Ditargetkan tahun ini pengerjaan bisa ditambah menjadi 47 persen.

Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal mengatakan progres pengerjaan pada Seksi I sepanjang 36,6 kilometer di Kabupaten Padang Pariaman itu sedang berlangsung berbagai pengerjaan.

Baca juga: LMAN Bayarkan Rp155 Miliar untuk Ganti Kerugian Jalan Tol Padang-Pekanbaru

“Hingga saat ini progres konstruksi sudah mencapai 45,2 persen untuk STA 0 sampai 4.200, kemudian 4.200 sampai 6 ribu dan spot-spot yang ada di depannya,” katanya saat rapat tol Padang-Pekanbaru di Aula Kantor Gubernur, Rabu (13/10/2021).

Dia menjelaskan bentuk-bentuk pengerjaan bermacam-macam, di antaranya seperti pre loading yaitu menunggu umurnya untuk unloading dan dilanjutkan pengerjaannya. Kemudian ada juga pengerjaan pengerasan.

Menurutnya tidak ada pengerjaan kontruksi yang berhenti. Saat ini ada sekitar 11 kilometer yang sedang dikerjakan dan ada yang putus-putus karena ada tanah yang belum bebas.

Sementara yang sudah berbentuk beton berupa jalan tol sepanjang 4,2 kilometer.

“Pengerjaannya macam-macam, ada yang sampai di beton, ada yang masih di tanah, ada pengerjaan spot-spot, pengerasan,” katanya.

Dari 45 persen pengerjaan, sebanyak 16 persen di antaranya adalah pengadaan material. Sementara sisanya pengerjaan fisik.

Menurutnya, target pengerjaan tahun ini sangat bergantung dengan pembebasan lahan.

“Pengerjaan terus kita lakukan pada lahan yang sudah dibebaskan, kita berdoa mudah-mudahan lancar, setidaknya bisa 47 persen pencapaian di akhir tahun,” katanya.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak