7 Kasus Pertama di Sijunjung, Jumlah Warga Sumbar Positif Covid-19 Bertambah 27 Orang

Positif Corona

Ilustrasi tes corona (covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Jumlah warga Sumatra Barat (Sumbar) yang terkonfirmasi positif corona (Covid-19) bertambah sebanyak 27 orang, pada Rabu (27/5/2020) sampai pukul 8:00 WIB. Dari penambahan tersebut, berdasar data Pemerintah Provinsi Sumbar, 7 orang dari Kabupaten Sijunjung yang merupakan kasus pertama di daerah itu.

Dengan penambahan ini, total kasus positif di Sumbar jadi 537 orang. Jumlah ini termasuk mereka yang sudah sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, jumlah kasus positif itu merupakan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi.

“Hari ini sampai pukul 08.00 WIB, dari 516 sample yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 sebanyak 27 orang lagi,” katanya.

Sedangkan yang sembuh terkonfirmasi bertambah sebanyak 23 orang. Kemudian untuk yang meninggal dunia sampai pukul 08.00 WIB hari ini belum ada terkonfirmasi.

Total sampai hari ini warga Sumbar yang telah terinfeksi adalah 537 orang, sembuh 231 orang, dan meninggal dunia 24 orang. Dari 27 tambahan positif hari ini, 7 orang diantaranya adalah warga Kabupaten Sijunjung.

Baca Juga: Jubir Pemkab: Kasus Positif Covid-19 di Sijunjung 8 Orang, Semua Petugas Lapas

Sebelumnya, Kabupaten Sijunjung selama ini masih bersih dari paparan infeksi covid-19. Dengan adanya temuan disana maka hari ini memiliki catatan baru bahwa adanya 7 orang warganya positif terinfeksi Covid-19.

“Artinya, tidak ada lagi Kabupaten dan Kota di Sumbar yang terbebas dari paparan infeksi Covid-19,” katanya. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak