Langgam.id – Hari kedua pascabanjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), tim gabungan masih melakukan pembersihan material yang berserakan di sejumlah titik terdampak.
Pantauan Langgam.id di lapangan pada Rabu (23/9/2026), tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan bahu-membahu membersihkan material berupa lumpur, batu berukuran besar, serta kayu yang menghantam sejumlah bangunan, rumah warga, dan gedung pemerintahan.
Proses pembersihan dilakukan dengan mengerahkan enam unit ekskavator berukuran besar dan satu unit dozer. Alat berat tersebut digunakan untuk memindahkan material batu dan lumpur yang masih menutupi sejumlah titik terdampak.
Sementara itu, arus lalu lintas di depan Kantor Bupati Solok masih diberlakukan sistem buka tutup. Petugas melakukan pengangkutan material menggunakan empat unit dump truck sehingga aktivitas kendaraan di kawasan tersebut belum sepenuhnya normal.
Selain tim gabungan, warga juga terlihat bergotong royong membersihkan sisa material banjir bandang dari lokasi yang terdampak.
Cuaca cerah pada Rabu pagi turut membantu proses pembersihan dan mobilisasi kendaraan serta alat berat menuju sejumlah titik yang masih dipenuhi material galodo.
Salah seorang petugas tim gabungan, Rahman, mengatakan proses pembersihan telah dimulai sejak pagi.
“Pembersihan sudah dimulai sejak pagi. Kalau cuaca cerah seperti ini, mudah-mudahan banyak yang bisa diselesaikan,” kata Rahman.
Menurutnya, proses pembersihan juga terbantu dengan adanya tambahan alat berat dari sejumlah dinas serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan.
“Bantuan alat berat dari dinas dan CSR perusahaan juga sudah ada. Mudah-mudahan proses pembersihan material bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.
Hingga Rabu (23/9/2026) pagi, petugas masih berfokus membersihkan material yang menutupi akses jalan dan kawasan bangunan yang terdampak banjir bandang. (WAN)





