Tanggap Darurat Galodo Solok Diperpanjang, Pembersihan Material Dikebut

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Solok memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang atau galodo selama tujuh hari. Perpanjangan dilakukan karena sejumlah pekerjaan darurat, terutama pembersihan material bencana, masih belum rampung.

Masa tanggap darurat yang sebelumnya berakhir pada Senin (5/10/2026) kini diperpanjang hingga 12 Oktober 2026.

Sekretaris Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah daerah menggelar rapat evaluasi penanganan bencana.

“Setelah rapat bersama, kita telah sepakat untuk masa tanggap darurat Solok diperpanjang selama tujuh hari ke depan. Dimulai hari ini,” kata Yanda saat dikonfirmasi Langgam.id, Senin (5/10/2026).

Menurut Yanda, perpanjangan masa tanggap darurat akan difokuskan untuk menuntaskan berbagai pekerjaan yang masih tersisa di lokasi terdampak.

Salah satunya mempercepat pembersihan material banjir bandang yang masih berada di sejumlah kawasan.

“Selama perpanjangan ini, pekerjaan darurat yang belum selesai akan kita kebut dulu biar semuanya cepat selesai,” ujarnya.

Banjir bandang dan galodo menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemkab Solok serta permukiman warga pada 21 September 2026.

Pemkab Solok kemudian menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak 22 September hingga 5 Oktober 2026.

Meski sejumlah aktivitas telah kembali berjalan, Yanda mengatakan proses pemulihan di kawasan terdampak masih membutuhkan waktu.

Saat ini, sekitar 80 persen pelayanan publik dan aktivitas perkantoran pemerintahan disebut telah kembali berjalan.

“Masih membutuhkan waktu untuk memulihkan dan membersihkan. Selama tujuh hari ke depan, pekerjaan darurat akan dipusatkan pada kebutuhan yang belum selesai,” pungkasnya. (WAN)

Baca Juga

Kantor Pemkab Solok Diwacanakan Pindah, Ini Kata Bupati
Kantor Pemkab Solok Diwacanakan Pindah, Ini Kata Bupati
Bupati Solok Belum Pastikan Perpanjangan Tanggap Darurat, Tunggu Perkembangan
Bupati Solok Belum Pastikan Perpanjangan Tanggap Darurat, Tunggu Perkembangan
Penanganan Galodo Belum Tuntas, Pemkab Solok Evaluasi Masa Tanggap Darurat
Penanganan Galodo Belum Tuntas, Pemkab Solok Evaluasi Masa Tanggap Darurat
Cerita Pengungsi Galodo Solok Bertemu Gibran: Biasanya Lihat di HP, Kini Bisa Salaman
Cerita Pengungsi Galodo Solok Bertemu Gibran: Biasanya Lihat di HP, Kini Bisa Salaman
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Kondisi Korban Galodo Solok Mulai Membaik, Selesai Operasi Patah Tulang di RS M Djamil
Korban Kedua Galodo Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
Korban Kedua Galodo Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan