4 Atlet Sumbar Lolos ke Grand Final Bridge Tingkat Nasional

4 Atlet Sumbar Lolos ke Grand Final Bridge Tingkat Nasional

Ilustrasi Bridge (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Empat orang atlet asal Sumatera Barat (Sumbar) lolos menuju grand final Bridge tingkat nasional, mereka terdiri dari dua pasang yang akan berlaga pada Liga Bridge Siswa Nasional (LBSN) dan Liga Bridge Mahasiswa Nasional (LBMN) di Jakarta.

Empat atlet yang lolos itu, yaitu Suyenti Reza Amalia dan Shafa Salsabila, berasal dari MTsN 2 Sawahlunto dengan kategori kelompok umur 14 tahun atau tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Lalu, Dewi Syaputri Batara dan Rijalul Hilmi dari Universitas Andalas, Padang. Mereka masuk ketegori umur 24, atau tingkat Perguruan Tinggi.

Lolosnya empat atlet asal Sumbar tersebut merupakan akumulasi poin secara nasional dari lima seri seleksi LBSN dan LBMN yang sudah dijalani sejak Juli hingga Oktober 2019.

Diketahui, mereka akan berlaga dalam Grand Final Bridge Siswa dan Mahasiswa Nasional 2019, 15-16 November 2019 di Telkom Landmark Auditorium, Jakarta.

Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Sumbar, Rinold Thamrin menyebutkan dua pasangan atlet perwakilan dari Sumbar tentu menjadi suatu kebanggaan, apalagi mereka menyisihkan banyak pasangan di zona Sumatera.

“Lolosnya atlet kita ketingkat nasional tentunya sangat kita syukuri. Apalagi dari awal kita memang ingin mambangkik batang tarandam membawa Gabsi Sumbar berprestasi,” ujarnya, Senin (4/11/2019).

Menurutnya, dari lima seri yang sudah dijalani sejak Juli, atlet Sumbar mampu menunjukkan kalau mereka bisa bersaing.

Perhitungan poin secara nasional menempatkan pasangan dari Sumbar di tiga besar untuk kelompok umur 24 dan pasangan kelompok umur 14 menjadi yang terbaik.

Dia berharap dengan hasil itu, atlet Sumbar bisa berbicara ditingkat nasional nanti diputaran final. “Kita tentunya ingin mereka berprestasi dipartai final nanti. Semoga atlet kita ini bisa bersaing dan mengharumkan nama Bridge Sumbar di tingkat nasional,” ungkapnya.

Berikut perolehan poin akhir kedua pasangan:

Kelompok Umur 14 tahun (SMP)
1. Suyenti Reza Amalia dan Shafa Salsabila (266.22 point) (Sumbar)
2. Edwardana dan Jonathan (259.12 point) (Karimun)
3. Habibi dan Kurnia (250.89 point) (Lampung)

Kelompok Umur 24 tahun (Universitas)
1. Vonny Yulita dan Nico Dwi (268.33 point) (Lampung)
2. M. Fadillah dan Ruth Kezi (257.61 point) (Lampung)
3. Dewi Syaputri Batara dan Rijalul Hilmi (245.55 point) (Sumbar)

(Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang