Zona Oranye Berkurang 1, Berikut Sebaran 2.795 Kasus Covid-19 di Sumbar

Zona Oranye Sumbar | Peta Corona di Sumbar

Ilustrasi corona di Sumbar (Ilustrasi dan Peta: Syafii/Langgam.id)

Langgam.id – Zona oranye yang menunjukkan daerah dengan risiko penyebaran sedang berkurang satu dari enam menjadi lima di Sumatra Barat (Sumbar). Demikian data yang dilansir Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal pada Senin (7/9/2020) sore.

Sebelumnya, pada Minggu (6/9/2020) jumlah kabupaten dan kota yang masuk zona oranye masih enam. Kabupaten Limapuluh Kota dan Tanah Datar masuk zona oranye tersebut. Namun, pada Senin, kedua kabupaten tak masuk lagi daerah dengan kategori risiko sedang. Keduanya sudah di zona kuning, dengan risiko penularan rendah. Sebaliknya, zona oranye bertambah satu dengan masuknya Kabupaten Sijunjung.

Baca Juga: Sebaran Kasus dan Zona Covid-19 Sumbar Setelah Rekor Pertambahan 237 Positif

Sementara, Kota Padang masih di zona merah. Berikut rincian zona kabupaten dan kota di Sumbar, sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov Sumbar:

Zona Risiko Tinggi (Zona Merah, 1 daerah)
– Kota Padang

Zona Risiko Sedang (Zona Oranye, 5 daerah)
– Kota Bukittinggi
– Kabupaten Sijunjung
– Kabupaten Padang Pariaman
– Kabupaten Agam
– Kota Pariaman

Zona Risiko Rendah (Zona Kuning, 13 daerah)
– Kota Padang Panjang
– Kota Payakumbuh
– Kota Sawahlunto
– Kabupaten Pasaman
– Kabupaten Solok
– Kota Solok
– Kabupaten Pesisir Selatan
– Kabupaten Tanah Datar
– Kabupaten Pasaman Barat
– Kabupaten Solok Selatan
– Kabupaten Dharmasraya
– Kabupaten Kepulauan Mentawai
– Kabupaten Limapuluh Kota

Sedangkan total kasus Covid-19 di Sumbar hingga Senin (7/9/2020), sudah mencapai 2.795 kasus. Dari jumlah ini, 1.509 sembuh (53,99 persen), 61 orang meninggal dunia (2,18 persen), 186 dirawat di rumah sakit (6,65 persen) dan sisanya menjalani isolasi. Berikut sebarannya, di 19 kabupaten dan kota:

1. Kab. Dharmasraya
Total positif 48 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 36 orang (75%)

2. Kota Padang
Total positif 1.462 orang.
Meninggal 40 orang (2,7%)
Sembuh 964 orang (65,9%)

3. Kab. Solok Selatan
Total positif 14 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (64,3%)

4. Kota Sawahlunto
Total positif 39 orang.
Meninggal 1 orang (2,6%)
Sembuh 24 orang (61,5%)

5. Kab. Solok
Total positif 67 orang.
Meninggal 3 orang (4,5%)
Sembuh 40 orang (59,7%)

6. Kota Solok
Total positif 81 orang.
Meninggal 1 orang (1,2%)
Sembuh 46 orang (56,8%)

7. Kab. Pasaman
Total positif 9 orang.
Meninggal 1 orang (11,1%)
Sembuh 5 orang (55,6%)

8. Kab. Padang Pariaman
Total positif 143 orang.
Meninggal 2 orang (1,4%)
Sembuh 77 orang (53,8%)

9. Kota Padang Panjang
Total positif 84 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 44 orang (52,4%)

10. Kab. Pesisir Selatan
Total positif 59 orang.
Meninggal 1 orang (1,7%)
Sembuh 30 orang (50,8%)

11. Kota Payakumbuh
Total positif 65 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 33 orang (50,8%)

12. Kab. Tanah Datar
Total positif 116 orang.
Meninggal 2 orang (1,7%)
Sembuh 58 orang (50%)

13. Kab. Limapuluh Kota
Total positif 57 orang.
Meninggal 2 orang (3,5%)
Sembuh 22 orang (38,6%)

14. Kab. Sijunjung
Total positif 33 orang.
Meninggal 1 orang (3,0%)
Sembuh 12 orang (35,3%)

15. Kab. Kep. Mentawai
Total positif 25 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (32%)

16. Kab. Agam
Total positif 244 orang.
Meninggal 3 orang (1,2%)
Sembuh 56 orang (22,95%)

17. Kota Bukittinggi
Total positif 114 orang.
Meninggal 4 orang (3,5%)
Sembuh 26 orang (22,8%)

18. Kab. Pasaman Barat
Total positif 30 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 6 orang (20%)

19. Kota Pariaman
Total positif 104 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 13 orang (12,5%)

(*/SS)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak