Sebaran Kasus dan Zona Covid-19 Sumbar Setelah Rekor Pertambahan 237 Positif

Kasus Covid-19 Corona

Ilustrasi Peta kasus virus corona (Covid-19) di Sumbar (Langgam.id/pi'i)

Langgam.id – Kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) rekor bertambah 237 orang positif pada Minggu (6/9/2020). Dalam laporan sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal pada  Minggu pagi disebutkan penambahan 233 kasus. Pada Minggu sore, data ini diperbarui, penambahan menjadi 237 kasus. Tambahan positif baru ini membuat total kasus Covid-19 di Sumbar menjadi 2.743 orang.

Baca Juga: Pecah Rekor, Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 233 Orang

Menurut Jasman, dari jumlah tersebut, 1452 orang (52,93%) dinyatakan sembuh dan 60 orang (2,19%) meninggal dunia. Selain itu,  201 orang (7,33%) dirawat di rumah sakit. Sisanya, 864 orang (31,50%) menjalani isolasi mandiri, 29 orang (1,06%) isolasi daerah, 44 orang (1,60%) isolasi di BPSDM dan isolasi di PPSDM 93 orang (3,39%).

Berikut sebaran seluruh kasus itu di 19 kabupaten dan kota sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov Sumbar:

1. Kab. Kep. Mentawai
Total positif 9 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (88,9%)

2. Kab. Dharmasraya
Total positif 46 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 35 orang (76,1%)

3. Kota Padang
Total positif 1.448 orang.
Meninggal 40 orang (2,8%)
Sembuh 932 orang (64,4%)

4. Kab. Solok Selatan
Total positif 14 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (64,3%)

5. Kota Solok
Total positif 80 orang.
Meninggal 1 orang (1,3%)
Sembuh 46 orang (57,5%)

6. Kab. Pasaman
Total positif 9 orang.
Meninggal 1 orang (11,1%)
Sembuh 5 orang (55,6%)

7. Kota Padang Panjang
Total positif 81 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 44 orang (54,3%)

8. Kota Sawahlunto
Total positif 37 orang.
Meninggal 1 orang (2,7%)
Sembuh 20 orang (54,1%)

9. Kab. Pesisir Selatan
Total positif 59 orang.
Meninggal 1 orang (1,7%)
Sembuh 30 orang (50,8%)

10. Kota Payakumbuh
Total positif 65 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 33 orang (50,8%)

11. Kab. Tanah Datar
Total positif 116 orang.
Meninggal 2 orang (1,7%)
Sembuh 57 orang (49,1%)

12. Kab. Solok
Total positif 67 orang.
Meninggal 3 orang (4,5%)
Sembuh 32 orang (47,8%)

13. Kab. Padang Pariaman
Total positif 138 orang.
Meninggal 2 orang (1,4%)
Sembuh 68 orang (47,1%)

14. Kab. Limapuluh Kota
Total positif 55 orang.
Meninggal 1 orang (1,8%)
Sembuh 22 orang (40%)

15. Kab. Sijunjung
Total positif 32 orang.
Meninggal 1 orang (3,1%)
Sembuh 12 orang (37,5%)

16. Kota Bukittinggi
Total positif 114 orang.
Meninggal 4 orang (3,5%)
Sembuh 26 orang (22,8%)

17. Kab. Agam
Total positif 242 orang.
Meninggal 3 orang (1,2%)
Sembuh 54 orang (22,3%)

18. Kab. Pasaman Barat
Total positif 27 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 6 orang (22,2%)

19. Kota Pariaman
Total positif 104 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 13 orang (12,5%)

Sementara, 19 kabupaten dan kota itu dikategorikan menjadi toga zona, yakni:

Zona Risiko Tinggi (Zona Merah, 1 daerah)
– Kota Padang

Zona Risiko Sedang (Zona Oranye, 6 daerah)
– Kota Bukittinggi
– Kota Solok
– Kabupaten Padang Pariaman
– Kabupaten Agam
– Kabupaten Lima Puluh Kota
– Kabupaten Tanah Datar

Zona Risiko Rendah (Zona Kuning, 12 daerah)
– Kota Padang Panjang
– Kota Payakumbuh
– Kota Sawahlunto
– Kabupaten Pasaman
– Kabupaten Solok
– Kabupaten Sijunjung
– Kabupaten Pesisir Selatan
– Kota Pariaman
– Kabupaten Pasaman Barat
– Kabupaten Solok Selatan
– Kabupaten Dharmasraya
– Kabupaten Kepulauan Mentawai

(*/SS)

Baca Juga

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kot Safni-Ahlul Badrito Resha unggul hitung cepat. Paslon nomor urut tiga itu mengungguli bupati petahana Safaruddin.
Demo Kemendagri, Massa Desak Sanksi Bupati Limapuluh Kota Buntut Skandal VCS
Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Padang Tiba di Madinah
Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Padang Tiba di Madinah
Gandeng Ombudsman, Kemenhaj Sumbar Buka Layanan Pengaduan Jemaah Haji
Gandeng Ombudsman, Kemenhaj Sumbar Buka Layanan Pengaduan Jemaah Haji
Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata
Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata
Dirut RSUP M Djamil Padang Janji Transparan Soal Kasus Balita Meninggal, Sebut Tim Sedang Bekerja
Dirut RSUP M Djamil Padang Janji Transparan Soal Kasus Balita Meninggal, Sebut Tim Sedang Bekerja
RSUP M Djamil Padang
Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang: Hasil Audit hanya Dilaporkan ke Kemenkes, Tak Diumumkan