WR I UBH Raih Penghargaan World Class Reseacher

Penghargaan World Class Reseacher

Wakil Rektor I UBH Hendra Suherman. (Foto: dok ubh)

Langgam.id – Wakil Rektor I sekaligus dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Hendra Suherman, MT mendapatkan sertifikat penghargaan khusus atas keberhasilannya sebagai “Peneliti yang Memperoleh Hibah Penelitian Skema World Class Research tahun 2020 di Lingkungan LLDikti wilayah X”.

Guru Besar Fakultas Teknologi Industri, yang pernah menjabat menjadi Pjs Rektor dan saat ini menjadi Wakil Rektor I Universitas Bung Hatta, secara resmi menyandang gelar Guru Besar dari KemenristekDikti melalui LLDikti wilayah X, pada Januari (31/1/20) lalu.

Universitas Bung Hatta patut berbangga. Di usianya yang masih sangat muda, ia telah berhasil memperoleh gelar Guru Besar. Jika diselisik dari kegiatan tridarma perguruan tingginya, ia aktif mengikuti dan menulis di jurnal internasional bereputasi.

Prof. Hendra Suherman pernah diundang sebagai pembicara dalam Twenty-Second Internasional Confrence on Composite Materials (ICCM 22), Melbourne, Australia (10-17/8).

Kegiatan ini ditanggung sepenuhnya oleh dana pelaksana DIPA Kemenristek Dikti sebagai bentuk dari Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu desiminasi hasil penelitian pada forum International. Acara ini dihadiri oleh 1000 peneliti composite di seluruh dunia.

Prof. Hendra Suherman juga berhasil memenangkan tiga hibah, yang salah satu riset unggulannya adalah World Class Research.

Di samping itu, Prof. Hendra Suherman pernah melakukan kolaborasi penelitian dengan mahasiswa. Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin akan semakin percaya diri ketika dapat berinteraksi langsung dengan beliau di samping kegiatan proses belajar mengajar di dalam kelas. Dengan begitu, program ‘Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar’ dengan sendirinya terlaksana di Universitas Bung Hatta. (rilis)

Baca Juga

Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Opini “Bersyukur Masih Nomor Dua” oleh Gamawan Fauzi (Gubernur Sumatera Barat Periode 2005-2009), mengangkat isu tentang capaian pendidikan
Membunuh Ilmu atas Nama Lapangan Kerja: Negara Gagal, Prodi yang Ditutup?