Langgam.id – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menutup secara resmi Pelatihan dan Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang Tahun 2026 di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak 12 Juni 2026 itu diikuti sekitar 700 peserta dari Kelompok Siaga Bencana (KSB) seluruh kecamatan di Kota Padang. Pelatihan dan jambore tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Dalam sambutannya, Maigus menegaskan KSB memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana di tengah masyarakat, terutama karena Kota Padang merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
“KSB adalah garda terdepan dalam penanganan bencana di tengah masyarakat. Keberadaan dan kesiapsiagaan relawan menjadi kekuatan besar dalam mengurangi risiko serta mempercepat respons saat terjadi bencana,” kata Maigus.
Menurut dia, penguatan kapasitas relawan harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, hingga tanah longsor.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi teknis, di antaranya Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), manajemen posko bencana, penggunaan alat pendukung seperti gergaji mesin (chainsaw) dan radio komunikasi (HT), serta simulasi lapangan terkait penanganan dan mitigasi bencana.
Maigus juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang untuk terus memberikan dukungan kepada KSB, termasuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan relawan di lapangan.
“Saya meminta BPBD untuk mempersiapkan dan melengkapi peralatan yang dibutuhkan oleh KSB di masing-masing kecamatan. Peralatan penanggulangan bencana bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan kebutuhan utama bagi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan saat terjadi bencana,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dan jambore dapat menjadi relawan yang semakin tangguh, sigap, dan mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing.
“Semoga seluruh peserta menjadi relawan yang semakin tangguh, sigap, dan mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Padang akan terus mendukung penguatan kapasitas relawan demi mewujudkan Kota Padang yang lebih siap menghadapi bencana,” kata Maigus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, pengurus Forum KSB Kota Padang, serta relawan Kelompok Siaga Bencana dari seluruh kecamatan di Kota Padang. (HER)






