Dinsos Padang Catat Baru 102.350 KK Terdaftar di Portal Perlinsos

BLT Corona Tahap II Padang | Pengaduan Penyaluran Bansos

Ilustasi Bansos untuk warga terdampak Corona (langgam.id)

Langgam.id — Dinas Sosial Kota Padang mencatat baru 102.350 kepala keluarga (KK) yang telah terdaftar dalam Portal Perlinsos. Jumlah tersebut baru mencapai 33,58 persen dari total sasaran pendataan.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat batas waktu pendaftaran Portal Perlinsos akan berakhir pada 31 Agustus 2026.

“Kami sangat meyakini masih banyak warga kota yang belum tahu, bahkan belum mendengar atau belum mendaftar. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melakukan pendaftaran,” ujar Eri saat sosialisasi Portal Perlinsos di kawasan Car Free Day (CFD) depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Minggu (16/8/2026).

Menurut Eri, Dinas Sosial terus menggencarkan sosialisasi dengan menyambangi masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mempercepat pendaftaran warga.

“Hari ini kami kembali hadir di tengah-tengah kegiatan masyarakat Car Free Day dalam rangka sosialisasi dan percepatan pendaftaran bansos bagi warga Kota Padang melalui Portal Perlinsos,” katanya.

Ia menjelaskan, pendataan melalui Portal Perlinsos penting karena akan menjadi salah satu bahan acuan pemerintah pusat dalam menentukan penerima bantuan sosial (bansos) pada 2027.

“Portal Perlinsos ini nantinya akan menjadi bahan acuan bagi pemerintah pusat untuk meneruskan bansos 2027. Jadi, data Portal Perlinsos ini akan dijadikan dasar,” ujarnya.

Eri juga mengingatkan warga yang saat ini masih tercatat sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) bansos 2026 agar tetap melakukan pendaftaran.

“Walaupun 2026 Bapak/Ibu sebagai penerima KPM, tetapi tidak mendaftar dalam Portal Perlinsos untuk 2027, ada kemungkinan data tidak terdaftar, tidak ter-cover, dan tidak tercatat sehingga sangat rentan untuk tidak mendapatkan bantuan sosial di 2027,” katanya.

Menurut Eri, Portal Perlinsos dirancang untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima bansos. Sistem digital tersebut menggunakan data kependudukan dan sejumlah indikator untuk menentukan kelayakan calon penerima.

“Untuk pola penerima bansos, pemerintah pusat menjamin ketepatan sasaran karena sistem digital sudah diterapkan. Mulai dari nomor induk kependudukan (NIK), sistem akan membaca setiap data digital yang dimiliki pemohon sehingga ada indikator yang jelas dan tepat untuk menentukan seseorang layak atau tidak menerima bansos,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang dinyatakan belum memenuhi kriteria tetap memiliki kesempatan mengajukan sanggahan dengan melampirkan dokumen pendukung sesuai kondisi sebenarnya.

Dinas Sosial Kota Padang menyediakan layanan pendaftaran pada hari Minggu di kawasan CFD. Warga juga dapat mendaftar pada jam kerja melalui kantor lurah dan kantor kecamatan.

Dinas Sosial turut menyiapkan agen Portal Perlinsos untuk membantu masyarakat dalam proses pendaftaran.

Dengan waktu pendaftaran yang tersisa hingga 31 Agustus 2026, Eri mengimbau masyarakat segera mendaftarkan diri dan tidak menunggu hingga batas akhir. (HER)

Baca Juga

Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Siklus Hidup, Pemko Padang Gandeng Kecamatan hingga Kader Posyandu
Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Siklus Hidup, Pemko Padang Gandeng Kecamatan hingga Kader Posyandu
Pemko Padang Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Warga Lewat P5HAM
Pemko Padang Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Warga Lewat P5HAM
Padang Tuan Rumah Open Tournament Tinju Piala Pangdam XX/TIB, Diikuti Peserta dari 10 Provinsi dan Malaysia
Padang Tuan Rumah Open Tournament Tinju Piala Pangdam XX/TIB, Diikuti Peserta dari 10 Provinsi dan Malaysia
Perkuat Pencegahan Rabies, Pemko Padang Siapkan 1.400 Dosis Vaksin Gratis
Perkuat Pencegahan Rabies, Pemko Padang Siapkan 1.400 Dosis Vaksin Gratis
Evaluasi MTQ Nasional, LPTQ Padang Ubah Pola Pembinaan Kafilah Jadi Sistem Berjenjang
Evaluasi MTQ Nasional, LPTQ Padang Ubah Pola Pembinaan Kafilah Jadi Sistem Berjenjang
Cegah Hoaks, Pemko Padang Dorong Sekolah Lebih Terbuka Sampaikan Informasi Publik
Cegah Hoaks, Pemko Padang Dorong Sekolah Lebih Terbuka Sampaikan Informasi Publik