Wali Kota Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Hingga Warnet di Padang

Wali Kota Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Hingga Warnet di Padang, Sumatera Barat

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Wali Kota Mahyeldi menutup berbagai tempat hiburan rekreasi di Padang untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). Penutupan itu tertuang lewat instruksi wali kota nomor 556.331/DISPARBUD/2020 tertanggal 22 Maret 2020.

Dalam instruksi tersebut, wali kota menutup tempat hiburan selama 14 hari, sejak 22 Maret hingga 4 April 2020. Tempat hiburan dimaksud adalah klub malam, diskotek, pub/live music, karaoke, bar/rumah minum, griya pijat, bioskop, area permainan anak, biliard, kolam renang/water boom, spa serta tempat game online/warnet.

“Ada 12 tempat usaha hiburan dan rekreasi yang kita tutup sementara,” kata Mahyeldi dalam siaran pers yang dilansir Humas Pemko Padang.

Baca juga : Polda Sumbar Tindak Lanjuti Maklumat Kapolri Soal Larangan Keramaian

Selama kebijakan ini diberlakukan, kata Mahyeldi, para pemilik usaha hiburan dan tempat rekreasi tidak boleh menerima tamu. Jika kedapatan, maka tim aparat keamanan Pemko Padang bersama pihak terkait akan bertindak bagi pengusaha yang membandel,” ujar Wali Kota Padang, Mahyeldi

“Ancaman Wabah Covid-19 sangat berbahaya, oleh karena itu mari kita mematuhi aturan yang telah dikeluarkan. Semoga kita semua dapat terhindar dari penularan Covid-19 ini,” katanya.

Baca juga : Belum Ada yang Positif, ODP di Sumbar Kembali Naik Jadi 239 Orang

Ia meminta seluruh jajaran aparat keamanan untuk memantau dan memastikan pelaku usaha hiburan dan rekreasi di Kota Padang mematuhi instruksi tersebut. (*/SS)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian