Wali Kota Padang Mengaku Kecewa karena Banyak Warga yang Tak Kibarkan Bendera Merah Putih

Wali Kota Padang Mengaku Kecewa karena Banyak Warga yang Tak Kibarkan Bendera Merah Putih

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah (Foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengaku kecewa karena hingga saat ini masih banyak warga yang tidak mengibarkan bendera merah putih. Padahal, Surat Edaran (SE) untuk mengibarkan bendera itu telah disebar ke masing-masing kecamatan hingga ke kelurahan.

“Saya sangat kecewa karena masih banyak warga yang tidak memasang bendera merah putih di rumah ataupun di warung-warung, diantaranya di daerah Imam Bonjol, Permindo, dan jalan Hamka termasuk dibeberapa tempat lainnya,” ujar Mahyeldi dikutip dari rilis yang diterbitkan di fanpage resmi Humas Kota Padang, Jumat (14/8/2020).

Menurut Mahyeldi, hal itu terjadi karena minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak kecamatan dan kelurahan untuk mengibarkan bendera hingga 31 Agustus 2020. Dan ia meminta agar camat dan lurah pro aktif menyampaikan kepada warga untuk memasang bendera putih di halaman rumah dan kedai masing-masing.

“SE nomor 200/448/Kesbangpol/2020 tentang Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT RI ke-75 sudah kita edarkan. Tapi masih banyak yang tak mengibarkan bendera,” jelasnya.

Baca Juga: Wako Mahyeldi Imbau Warga Padang Kibarkan Bendera Merah Putih Sebulan Penuh

Ia kembali mengingatkan, kepada semua masyarakat untuk memasang bendera merah putih di rumah dan warung masing-masing, karena hal itu merupakan bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang bersimbah darah demi tegaknya NKRI.

“Apa salahnya kita menghargai jasa para pahlawan yang berjuang demi bangsa dan negara kita dengan memasang bendera merah putih. Masa untuk memasang bendera merah putih saja kita enggan,” ucapnya.

Terkait hal itu, Mahyeldi menegaskan, jika masih belum dipasang, maka pihak kecamatan dan kelurahan akan ditegur, termasuk warga atupun pemilik warung.

“Dalam rangka peringatan 17 Agustus 2020 nanti, saya akan mengajak Forkopimda untuk sidak ke kecamatan dan kelurahan, yang tidak memasang bendera merah putih, akan kita berikan teguran, bahkan sanksi,” katanya. (*/ZE)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi