Wakili Sumbar, 9 Atlet Dharmasraya Akan Berlaga dalam Pra PON Bengkulu

Wakili Sumbar, 9 Atlet Dharmasraya Akan Berlaga dalam Pra PON Bengkulu

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Wakil Bupati Amrizal Dt. Rajo Medan (Foto: Humas Pemkab Dharmasraya)

Langgam.id – Sembilan atlet asal Kabupaten Dharmasraya akan mewakili Provinsi Sumatra Barat dalan iven Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) ke-X se-Sumatra. Kegiatan itu akan dilaksanakan di Provinsi Bengkulu, 2-10 November 2019.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tunaku Kerajaan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap para atlet dari Dharmasraya yang ikut ambil bagian untuk berjuang mengharumkan nama Sumatra Barat.

“Selamat berjuang, bertadninglan dengan penuh semangat. Saya dan Wakil Bupati beserta segenap masyarkat Dharmasraya mendoakan semoga para aelet bisa membawa kemenangan serta lolok menuju Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujar Sutan Riskan melalui rilis yang diterima Langgam.id, Sabtu (19/10/2019).

Tidak hanya itu, Sutan Riska berpaesan agar para atlet menjaga menjaga keseahtan serta menjaga nama baik daerah selama dalam pertandingan.

“Perkenalkan dan tunjukkanlah yang baik-baik dari daerah kita ke daerah luar,” jelasnya.

Sembilan atlet itu yakni Sesti Anggraini Yofita, yang akan berlaga pada Cabang Olahrag (Cabor) Atletik, Rizky Yusuf Cabor Panjat Tebing, Rina Marsela Cabor Muaythai.

Lalu, Arif Gunawan, Yusri Mayarti, Varendira Tiara Angela, Pilza, Elsa Yolanda, dan Amrizal, yang akan bertanding pada Cabor Bola Volley.

Sembilan atlet dari Dharmasraya tersebut akan turun berlaga pada empat Cabor, dari 11 Cabor yang dipertandingkan. (*/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak