Viral Video Emak-emak Komentari Prokes Salah Satu Restoran di Padang: Ramai, Tidak Ada Jaga Jarak

Yandex Browser Vs Chrome: Perbandingan Mendalam untuk Membantu Anda Memilih Browser yang Tepat

Ilustrasi. [Canva]

Langgam.id – Video seorang emak-emak mengomentari protokol kesehatan covid-19 di salah satu restoran di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) viral beredar di media sosial. Belum diketahui kapan video itu ia buat. Namun dari video berdurasi 1 menit 5 detik itu, ibu-ibu yang mengenakan hijab hitam menyebutkan sedang berada di Restoran Bebek Sawah.

Ia memvideokan kondisi di restoran yang ramai pengunjung. “Padang kota bebas. Makan apa aja kita, enggak ada yang di-lock down, enggak ada pembatasan dan sekat-sekat. Tuh, lihat tuh, rame. Enggak ada, bebas semua, tidak ada jaga jarak,” katanya dalam video seperti dilihat langgam.id, Minggu (4/7/2021).

Ibu yang belum jelas identitasnya itu mengungkapkan bahwa Kota Padang aman dan tidak takut pada virus corona. Ia pun juga mempertanyakan kenapa warga di Jakarta panik.

“Padang aman, tidak takut sama corona. Lihatlah, lihat. Saya lagi di Padang, makan di Restoran Bebek Sawah. Rame, enggak ada jaga jarak. Bebas. Kenapa kita di Jakarta pada panik semua?,” ujarnya.

Video emak-emak tersebut beredar di grup-grup WhatsApp hingga Instagram. “Udah jangan panik, terus saja lawan, pemerintahan zolim, ayo selamat makan semua,” katanya dalam video itu.

Menanggapi kondisi protokol kesehatan dan video yang ada dalam video tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal enggan berkomentar.

Jasman pun mengarahkan untuk konfirmasi langsung ke Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Padang. “Itu tepatnya ke Satgas Covid-19 Kota Padang tanyakan. Langsung ke Bu Mul (kepala dinas kesehatan) saja,” kata Jasman saat dihubungi langgam.id, Minggu (4/7/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid yang coba dikonfirmasi langgam.id hingga berita ini tayang belum merespon. Begitupun saat menghubungi Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi nomor teleponnya tidak aktif. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Ilustrasi
Siswi SD Negeri 33 Rawang Padang Meninggal Dunia, Diduga Korban Perundungan
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau kondisi Nagari Padang Laweh Malalo di Kabupaten Tanah Datar diterjang bencana. (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
3 Kontroversi Menteri PU Dody Hanggodo, Mutasi Pegawai Usai Viral Kunker ke AS Bawa Anak Istri hingga Isu Keponakan Komisaris
Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meresmikan dimulainya pengeboran sumur bor di RSUP dr. M. Djamil Padang, Jumat (30/1/2026). (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Rhenald Kasali Sentil Menteri PU Dody Hanggodo Kunker ke AS: Fokus Bangun Dalam Negeri Ketimbang Jalan-jalan!