Langgam.id- Aktivitas belajar mengajar di MAN 3 Padang kembali berlangsung normal sehari setelah insiden ledakan bom rakitan yang diduga dibawa seorang siswa berinisial R (18), Selasa (14/7/2026).
Berdasarkan pantauan Langgam.id, Rabu (15/7/2026), suasana sekolah tampak kondusif. Para siswa mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Saat jam istirahat, sejumlah siswa terlihat bermain di halaman sekolah, sebagian berada di kantin, sementara lainnya berkumpul di depan gerbang sekolah.
Di ruang kelas tempat kejadian bom meledak, proses pembelajaran juga kembali berlangsung. Namun, pada salah satu sisi jendela kelas, masih tampak garis polisi yang dipasang petugas sebagai penanda lokasi pemeriksaan.
Kepala MAN 3 Padang, Marliza, mengatakan pihak sekolah tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal.
Sebelum pembelajaran dimulai, sekolah memberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan atau bullying kepada seluruh siswa.
“Hari ini kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian ada edukasi dari kepolisian tentang anti-bullying. Setelah itu pembelajaran berjalan normal seperti biasa,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan dari orang tua siswa yang menyampaikan kekhawatiran terkait aktivitas belajar di sekolah pascakejadian tersebut.
“Alhamdulillah, orang tua tetap mempercayakan anak-anaknya datang ke sekolah. Kegiatan belajar juga berjalan seperti biasa,” katanya.
Marliza menambahkan, pihak sekolah akan meningkatkan pengawasan terhadap siswa sebagai bentuk evaluasi setelah insiden tersebut.
“Tentu pengawasan akan lebih kami tingkatkan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Meski demikian, pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian sebelum mengambil langkah lanjutan terhadap R.
“Kami masih menunggu proses dari kepolisian. Setelah itu baru akan kami menentukan langkah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya. (fix)





